Selasa, 11 Desember 2012

Eksotisme Kepulauan Togean - Sulawesi Tengah


Kepulauan Togean, Sulawesi Tenggara

Kepulauan Togean secara administratif merupakan bagian wilayah dari Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Kepulauan Togean terbentang sepanjang 90 km. Kepulauan ini merupakan hamparan pulau-pulau yang terdiri atas 6 pulau besar yang berbukit dan sekitar 60 pulau yang relatif lebih kecil. Kepulauan yang terletak di kawasan Teluk Tomini ini menyimpan kekayaan alam yang sungguh mengagumkan.

Kepulauan Togean merupakan bagian penting dari segitiga terumbu karang di dunia (Sulawesi, Filipina dan Papua Nugini), hal ini disebabkan karena kekayaan alam yang dimiliki berupa jenis terumbu karang, biota laut dan hutan bakau serta kelengkapan tipe terumbu karang yaitu karang pinggir (fringing reef), karang penghalang (barrier reef), karang tompok (patch reef) dan atol serta hutan dataran rendah yang lebat, tumbuhan dan hewan endemik kawasan Wallacea. Ada pula 35 spesies ikan kupu-kupu (Chaetodontidae) yang hidup di sekitarnya sekaligus menjadi indikator bahwa terumbu karangnya begitu sehat dan masih alami. Di kepulauan Togean terdapat banyak Lokasi penyelaman yang tersebar, yang memiliki aneka ragam terumbu karang dan kehidupan bawah laut yang menjadi daya tarik wisatawan.

Dikawasan Pulau Togean ini terdapat Gunung Merapi yaitu Gunung Colo yang pernah meletus pada awal tahun delapan puluhan. Kegiatan Memancing, berlayar, berenang dan menyelam dapat dilakukan dikawasan ini. Sederetan pulau-pulau kecil dan besar yang berhutan lebat yang dihuni oleh babi hutan dan Pesisir pantai  dihuni suku Bajou yang membuat rumah diatas laut. Pulau-pulau kecil di Togean juga memiliki pantai berpasir putih untuk berjemur dan pada senja hari menikmati matahari terbenam.

Kepulauan Togean, Sulawesi Tenggara
Keindahan pulau-pulau karang menambah kecantikan alam Togean , Kepulauan yang terletak di tengah Teluk Tomini ini ditumbuhi kawasan hutan yang belum terjamah dan menjadi tempat perlindungan bagi hewan-hewan liar yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah Tangkasi (Tarsius Spectrum) adalah binatang bertubuh kecil, hanya seukuran tikus. Tangkasi adalah jenis binatang malam. Kala siang dia tidur. Malam harinya, ia berburu mangsa: jangkerik, kecoa, dan serangga-serangga kecil yang lain. Yang membuat satwa ini begitu istimewa adalah tangkasi hanya dapat ditemukan di Sulawesi.

Obyek keindahan terletak pada di pantai dan laut dengan berbagai kombinasi bentuk karang berpadu dengan birunya air laut yang jernih. Kepulauan Togean merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang memiliki tiga lingkungan karang yang berbeda yaitu karang atol, karang barier dan karang pantai yang semuanya menjadi habitat dari flora dan fauna laut. Karang atol ini berbentuk pulau karang yang ditengah-tengahnya terdapat danau yang dalam. Karang barier merupakan deretan karang yang berjejer mengelilingi pulau menyerupai benteng atau dinding di laut yang melindungi pulau dari terjangan ombak laut. Karang ini di kedalaman 200 mtr dan muncul diatas permukaan laut sampai dengan beberapa meter. Pulau Batudaka merupakan pulau terbesar dan yang paling mudah dicapai di kepulauan Togean.

Di Pulau Batu Daka ini selain desa Bomba sebagai desa pemukiman terdapat desa Wakai tempat/ pelabuhan pemberangkatan ke Pulau Kadidiri yang merupakan obyek wisata di kepulauan Togean. Di desa Bomba sangat baik untuk berenang dan snorkeling dan mengunjungi goa kelelawar yang tidak terlalu jauh dari desa Bomba. Beberapa kilometer ke arah pedalaman terdapat air terjun. Pulau Kadidiri merupakan pulau paling populer , pantai yang sangat indah dengan lokasi snorkeling dan menyelam sempurna. tersedia banyak penginapan murah dan di sebelah barat pantai terdapat deretan batu karang terjal yang menjadi habitat kepiting karang.Kawasan pemukiman utama di Pulau Togean adalah Desa Katupat ,di sekitar pulau terdapat kawasan pantai yang lebih indah dan sangat bagus untuk trekking.

Hal yang perlu Anda ketahui apabila ingin menuju kepulauan Togean bahwa perjuangannya tidak mudah. Aksesnya dapat ditempuh melalui perjalanan darat dari ibukota Palu menuju Ampana selama 8-10 jam.  Setelah menempuh penerbangan dari kota Anda pastinya. Kemudian dilanjutkan dengan kapal motor laut menuju Wakai. Perjalanan ini ditempuh selama 4 jam. 'Tidak lama bukan?'. Selain dari Palu, Anda bisa juga menempuh dari Luwuk sehingga mempersingkat waktu perjalanan Anda menuju Ampana. Ada maskapai yang singgah di kota ini seperti Merpati. Atau alternatif lain melalui Gorontalo dapat ditempuh dengan waktu berkisar 8 - 10 jam (kapal motor rakyat) , 8 - 10 jam (feri) , 3 - 4 jam (kapal cepat). Silahkan dikondisikan dengan finansial dan waktu Anda.

Saran saya apabila dari Palu, pilih penerbangan pagi dan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat dari Palu ketika malam hari dan tiba di pelabuhan Ampana di pagi hari. Sehingga menghemat biaya penginapan dan waktu juga.

Perjalanan laut dari Ampana menuju kepulauan Togean difasilitasi oleh pelayanan publik kapal motor rakyat. Jadwal setiap kapal berbeda-beda Tiket feri berbentuk kapal kayu bertingkat dua itu seharga Rp 40.000. Kapal biasanya diberangkatkan dari pelabuhan Ampana sekitar jam 10.00 WITA dan normalnya dibutuhkan waktu empat jam untuk menuju Wakai.

Wakai adalah ibukota dari pulau yang paling besar di kepulauan Togean, pulau Batudaka, sehingga terlihat paling happening dan menajdi 'base camp' wisatawan sebelum menuju spot-spot diving serta cottage di pulau-pulau kecil sekitarnya di Kepulauan Togean. Biasa disitulah feri-feri di Togean mendarat dan di situ pula lah para pengelola resort di sekitar Togean belanja dan mendapatkan segala keperluan untuk bertahan hidup di pulau terpencil. Harga tiket kapal motor berkisar Rp.40.000 menuju Wakai dan itu yang paling murah. berbeda harga lagi jika Anda ingin ke Katupat, Malenge, ataupun Dolong. Kapal motornya seperti Puspita Sari, Lumba-lumba Sejati ataupun Baracuda.
Kepulauan Togean, Sulawesi Tenggara

Bagi Anda yang terbiasa dengan sebuah kenyamanan, mungkin akan terkejut setengah mati dengan kondisi yang ada saat memasuki kapal motor ini. Sebuah kapal yang tidak terlalu besar dan bergeladak tempat untuk tidur yang bertingkat. Silahkan dipilih tempat favorit Anda karena perjalanan akan cukup lama. Duduk di bagian depan feri saya sarankan jangan, karena akan terasa panas menyengat. Panas yang katanya karena terletak di garis khatulistiwa. Namun tidur di kapal juga akan terasa membosankan.

Namun Anda dapat mereguk pemandangan indah kombinasi air dan pulau-pulau besar-kecil yang dilewati dari kanan kiri kapal. Seperti inilah pemandangan yang bisa dinikmati begitu jangkar feri dilepaskan dari pelabuhan Ampana. Angin yang menyengarkan di teluk Tomini akan membuat Anda terkagum dengan keistimewaannya. Perjalanan menuju kepulauan Togean. Cobalah bersosialisasi dengan penduduk lokal. Bukankah Anda akan mendapatkan banyak informasi yang mungkin belum pernah Anda dapatkan. dan saya lakukan itu. Great.

Kepulauan Togean, Sulawesi Tenggara
Setiba di Wakai, Anda dapat melajutkan ke pulau kadidiri atau menginap di Wakai. Saran saya langsung saja ke pulau Kadidiri. Beberapa resort seperti Kadidiri paradise akan menjemput Anda di Wakai apabila Anda sudah melakukan pemesanan sebelumnya plus mendapatkan minuman penyambutan, air kelapa. Segar. Pulau Kadidiri memiliki tiga buah resor, yaitu Kadidiri Paradise, Pondok Lestari dan Black Marlin. Harga kamar di semua resort di Kadidiri sudah termasuk makan tiga kali sehari. Hanya saja harga kamar memang dipatok per kepala plus gratis air minum.

Untuk bungalow standar di Kadidiri Paradise dihargai rp 125.000 per orang per malam. Letaknya agak ke belakang, tidak tepat di tepi pantai. Sedangkan bungalow tipe deluxe Rp 150.000. Semua bungalow deluxe terletak hanya beberapa langkah dari bibir pantai, sehingga bangun tidur bisa langsung menghambur ke biru-hijaunya air. Tipe yang paling mahal, yaitu bungalow VIP cuma seharga Rp 200.000 per orang per malam. Setiap bungalow dilengkapi dengan beranda dan hammock untuk bersantai dan terdapat sepasang kursi malas untuk leyeh-leyeh tepat di muka bungalow.

Kelebihan Kadadiri Paradise selain tempatnya asri, punya dermaga yang panjang sehingga asyik kalau ingin menikmati kerlap kerlip bintang di malam hari. Selain itu ada juga Lestari Cottage Kadidiri, penginapan dengan konsep backpacker ini menawarkan tarif paling terjangkau di Kadidiri. Tarif per orang mulai Rp125.000,00 dengan fasilitas 3 kali makan plus bebas mengambil teh, kopi dan air putih. Kelebihan di Lestari adalah harga yang terjangkau, trip keliling Togean dengan harga terjangkau dan keramahan ibu pemilik penginapan membuat para pengunjung merasa seperti di rumah. Pemiliknya merupakan orang lokal. Selain itu ada spot snorkling di depan penginapan dan pantai berpasir putih menjadi daya tarik lebih penginapan ini. Disamping itu bentuk bangunan sederhananya terletak di sepanjang garis pantai dan menghadap pantai. Ada juga Black Marlin dive centre (ditengah) ratenya Rp 250.000.-/mlm/orang 3 x makan, bentuk bangunan ada yg dari tembok ada yg dari kayu semua menghadap pantai. Silahkan disesuaikan dengan kepuasan dan kantong Anda. (src: berbagai sumber)

Kepulauan Togean, Sulawesi Tenggara

Senin, 10 Desember 2012

Rayuan Pantai Nambo


Salah satu dari sekian banyak wisata pantai di Provinsi Sulawesi Tenggara adalah Pantai Nambo yang terletak di Kecamatan Abeli, sekitar 12 kilometer arah selatan Kota Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Pantai Nambo adalah salah satu obyek wisata andalan di Kendari. Untuk menuju lokasi Pantai Nambo, dapat melalui dua rute (menggunakan angkutan umum). Rute pertama, menggunakan kendaraan bermotor dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari pusat Kota Kendari. Sedangkan, rute kedua menggunakan perahu tradisional ketinting atau kole-kole dari pelabuhan Kota Kendari menyusuri Teluk Kendari dengan waktu tempuh yang juga sekitar 15 menit.

Ombak di pantai Nambo tidaklah terlalu besar, pantai ini memang memiliki karakteristik air pantai yang tenang sehingga pengunjung bisa berenang di sekitar pantai.  Pantai yang memiliki pasir putih nan halus di sepanjang bibir pantai dengan kondisi yang cukup landai.  Tidak heran jika pantai ini menjadi salah satu objek wisata favorit di kota Kendari yang banyak di kunjungi oleh para pelancong terutama hari-hari libur. Dan akan menjadi liburan yang menyenangkan bersama keluarga. Bermain pasir, berlari, berkejaran sembari menyongsong datangnya air laut yang menghempas ke bibir pantai, akan menjadi hal yang menyenangkan bagi para wisatawan yang berkunjung.

Daya tarik lain yang melengkapi keindahan Pantai Nambo adalah adanya barisan pohon nyiur yang berdiri rapi di sepanjang bibir pantai. pohon-pohon ini juga biasa dijadikan sebagai tempat berlindung bagi para wisatawan di kala terik mentari menerpa pantai. Oleh penduduk setempat, buahnya yang masih muda juga sering diambil dan di jual kepada pengunjung untuk mengobati rasa dahaga. Pemerintah Kota Kendari terus mengupayakan melakukan pembenahan terhadap obyek wisata tersebut, di lokasi wisata Pantai Nambo saat ini tengah dilakukan menyediakan sarana dan prasarana seperti tempat peristirahatan untuk pengunjung dan wisatawan yang datang. Agar pengunjung dapat menikmati keindahan Pantai Nambo dengan tenang dan tentram dan lokasi wisata terus dipelihara agar tetap bersih dari kotoran.

Untuk sekarang ini fasilitas yang disediakan sama dengan pantai di Indonesia kebanyakan, seperti lahan parkir yang luas, penginapan, kuliner dan beberapa fasilitas penunjang kegiatan liburan anda di pantai. Terdapat pula pondok-pondok yang tersusun rapi di sekitar pantai. Selama artikel ini ditulis, pantai ini sudah dilengkapi dengan ruang bilas, satu villa, 31 unit gazebo, dan rumah anti gempa. Pantai ini biasanya akan ramai menjelang hari libur dan sore hari. �Harga karcis masuk Rp 2500 per orang. Khusus bagi kendaraan yang diizinkan masuk parkir dalam area pantai, dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5 ribu untuk roda dua dan Rp 10 ribu untuk roda empat.(dirangkum dari berbagai sumber)

Pantai Nambo
Pantai Nambo
Pantai Nambo

Rayuan Pantai Nambo


Salah satu dari sekian banyak wisata pantai di Provinsi Sulawesi Tenggara adalah Pantai Nambo yang terletak di Kecamatan Abeli, sekitar 12 kilometer arah selatan Kota Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Pantai Nambo adalah salah satu obyek wisata andalan di Kendari. Untuk menuju lokasi Pantai Nambo, dapat melalui dua rute (menggunakan angkutan umum). Rute pertama, menggunakan kendaraan bermotor dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari pusat Kota Kendari. Sedangkan, rute kedua menggunakan perahu tradisional ketinting atau kole-kole dari pelabuhan Kota Kendari menyusuri Teluk Kendari dengan waktu tempuh yang juga sekitar 15 menit.

Ombak di pantai Nambo tidaklah terlalu besar, pantai ini memang memiliki karakteristik air pantai yang tenang sehingga pengunjung bisa berenang di sekitar pantai.  Pantai yang memiliki pasir putih nan halus di sepanjang bibir pantai dengan kondisi yang cukup landai.  Tidak heran jika pantai ini menjadi salah satu objek wisata favorit di kota Kendari yang banyak di kunjungi oleh para pelancong terutama hari-hari libur. Dan akan menjadi liburan yang menyenangkan bersama keluarga. Bermain pasir, berlari, berkejaran sembari menyongsong datangnya air laut yang menghempas ke bibir pantai, akan menjadi hal yang menyenangkan bagi para wisatawan yang berkunjung.

Daya tarik lain yang melengkapi keindahan Pantai Nambo adalah adanya barisan pohon nyiur yang berdiri rapi di sepanjang bibir pantai. pohon-pohon ini juga biasa dijadikan sebagai tempat berlindung bagi para wisatawan di kala terik mentari menerpa pantai. Oleh penduduk setempat, buahnya yang masih muda juga sering diambil dan di jual kepada pengunjung untuk mengobati rasa dahaga. Pemerintah Kota Kendari terus mengupayakan melakukan pembenahan terhadap obyek wisata tersebut, di lokasi wisata Pantai Nambo saat ini tengah dilakukan menyediakan sarana dan prasarana seperti tempat peristirahatan untuk pengunjung dan wisatawan yang datang. Agar pengunjung dapat menikmati keindahan Pantai Nambo dengan tenang dan tentram dan lokasi wisata terus dipelihara agar tetap bersih dari kotoran.

Untuk sekarang ini fasilitas yang disediakan sama dengan pantai di Indonesia kebanyakan, seperti lahan parkir yang luas, penginapan, kuliner dan beberapa fasilitas penunjang kegiatan liburan anda di pantai. Terdapat pula pondok-pondok yang tersusun rapi di sekitar pantai. Selama artikel ini ditulis, pantai ini sudah dilengkapi dengan ruang bilas, satu villa, 31 unit gazebo, dan rumah anti gempa. Pantai ini biasanya akan ramai menjelang hari libur dan sore hari. “Harga karcis masuk Rp 2500 per orang. Khusus bagi kendaraan yang diizinkan masuk parkir dalam area pantai, dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5 ribu untuk roda dua dan Rp 10 ribu untuk roda empat.(dirangkum dari berbagai sumber)

Pantai Nambo
Pantai Nambo
Pantai Nambo

Minggu, 09 Desember 2012

Buaian Angin Pantai Nirwana

Selain Pantai Lakeba di Pulau Buton terdapat satu lagi pantai yang tak kalah indahnya yaitu Pantai Nirwana. Pantai ini adalah sebuah kawasan obyek wisata bahari yang terletak di bibir pantai barat Kota Bau-Bau atau sekitar lima belas menit menuju barat jika dari pusat kota, dan dapat ditempuh melalui jalur darat maupun jalur laut. Secara administratif pantai Nirwana ini terletak di Kelurahan Sula, Kecamatan Betoambari.
Selain menikmati indahnya pemandangan pasir yang putih dan lautan warna biru yang bersih, kita juga bisa menikmati pemandangan pembudidayaan rumput laut. Karena di Pantai Nirwana juga banyak petani rumput laut yang beraktivitas.

Tak hanya itu dengan air laut yang jernih dan berwarna kebiruan pantai ini juga sangat cocok untuk melakukan kegiatan penyelaman (diving). Keindahan terumbu karang di Pantai Nirwana menjadi daya tarik tersendiri para turis untuk melakukan kegiatan wisata. Di pantai ini sering dijumpai aktivitas para turis mancanegara melakukan kegiatan diving dan pemotretan bawah laut. Gugusan karang, ikan-ikan dan berjuta biota laut lainnya akan menjadi pemandangan tersendiri bagi siapa saja yang menyaksikannya.

Bagi warga Kota Bau-Bau, Pantai Nirwana tidak hanya sebatas lokasi rekreasi, namun ada yang memanfaatkannya sebagai kegiatan therapy untuk mengobati beberapa jenis penyakit seperti asma dan gangguan saluran pernapasan. Ini hanya dilakukan dengan cara berendam dalam kesegaran air laut Pantai. Meski belum banyak yang mengetahui, namun bagi mereka yang telah mencoba, khasiatnya telah dibuktikan. 

Potensi wisata Pantai Nirwana tak cukup dengan pemandangan pantai dan indahnya terumbu karangnya. Namun, tak jauh dari lokasi pantai, juga terdapat sebuah Gua dengan permandian air payau memanjang sekitar 50 meter. Masyarakat kelurahan Sula menyebutnya Gua Moko yang konon pada masa lalu lokasi ini digunakan sebagai sumber mata air yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari hari karena tak pernah kering. Lokasi gua ini berada pada bagian selatan Pantai Nirwana. Untuk menjangkau lokasi hanya dibutuhkan waktu tak kurang dari 10 menit dengan berjalan menelusuri pantai.

Anda yang berwisata ke Baubau tanpa kendaraan sendiri, dapat mencapai obyek wisata Pantai Nirwana dengan hanya mengeluarkan ongkos Rp 5.000 saja. Sebenarnya, jika Anda menyukai wisata petualangan, Anda dapat menempuhnya dengan jalan kaki. Dengan mengambil rute arah perbukitan Kota Baubau, Anda akan diberi bonus pemandangan pantai Pulau Buton dan Pulau Muna dengan pasir putihnya, sangat jelas terlihat dan tentu mempesona. Banyak hal yang akan Anda temui dari rute tersebut mulai dari peninggalan bersejarah Benteng Keraton Buton yang merupakan benteng terluas di dunia sampai dengan bangunan modern karena di kawasan perbukitan itu pemerintah daerah memusatkan pembangunan perkantoran baru setelah berdiri sendiri sebagai daerah otonom baru, berpisah dari induknya Kabupaten Buton. (teks: berbagai sumber - foto: Flickr)

Pantai Nirwana Buton
Pantai Nirwana Buton
Pantai Nirwana Buton

Sabtu, 08 Desember 2012

Kelembutan Pantai Tanjung Taipa

Pantai Tanjung Taipa terletak di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Berjarak sekitar 65 kilometer sebelah utara Kota Kendari. Letak Pantai Tanjung Taipa ini memang relatif lebih jauh dari Kota Kendari dibanding beberapa pantai lainnya. Tapi, Pantai Tanjung Taipa masih menjadi obyek favorit bagi warga Kendari dan sekitarnya. Namun Pantai ini menawarkan keindahan dan pesona bawah laut yang menarik, wisatawan bisa ber'snoorkeling ataupun diving. keindahan terumbu karang dan ikan warna-warni sudah dapat terlihat hanya 50 meter dari bibir pantai. Bagi pencinta diving, kawasan pantai Tanjung Taipa juga memiliki spot-spot menarik untuk dinikmati, pantai ini juga menjadi tempat yang cocok untuk bersantai dan rileks.

Hamparan pasir lembut berwarna abu-abu yang diterjang hempasan ombak dan gelombang laut silih berganti menjadi pemandangan yang sangat menakjubkan ketika kita berada di kawasan pantai sepanjang kurang lebih tiga kilometer itu. Inilah daya tarik utama pantai yang berada di bibir Tanjung Taipa dan menghadap langsung ke Laut Banda ini. Di sana, selain rangkaian hiburan musik yang digelar setiap akhir pekan maupun hari-hari libur, Anda juga bisa menjumpai habitat burung Maleo. Ini burung khas Sulawesi yang sekilas terlihat mirip ayam ini juga memiliki perilaku menarik, yaitu menanam telurnya di dalam pasir.

Ada juga satu tempat menarik yang bisa dikunjungi di dekat Pantai Tanjung Taipa, yaitu Gua Golo Oti. Dalam bahasa setempat, Tolo ati berarti arus kering. Di dalamnya terdapat makam tokoh bernama Lasamana. Sebagian Warga Tanjung Taipa masih menganggap makam ini sebagai makam keramat. Memang kita harus mendaki perbukitan karang sedikit untuk menuju kesana dan dari sana anda akan menyaksikan hamparan Pantai yang memanjang dari ujung hingga ujung. Tapi hati - hati saat mendaki, Karang disana sangat tajam, terpeleset sedikit saja Anda bakal dapat kenang-kenangan berupa luka sobek yang dalam, membuka lebar dan pastinya akan terasa lebih perih kalau terkena air laut.

Wisatawan dari luar kota yang menggunakan pesawat, jika ingin langsung menikmati keindahan alam pantai tanjung Taipa, dapat menggunakan taksi atau angkot. Dengan tarif yang cukup terjangkau. Untuk taksi (Argo) biasanya sebesar RP 30.000. Jika Anda menyewa angkot cukup dengan uang 15.000. Sementara jika menggunakan ojek tarif yang dipatok sebesar Rp 25.000.

Bagi bagi wisatawan yang ingin bermalam terdapat cottage yang sangat nyaman dengan pemandangan menghadap laut, di jamin liburan Anda dapat semakin asik. Harga untuk cottage Rp 500.000 per malam. Jika Anda yang ingin berhemat, pengelola juga menyediakan saung atau pendopo yang bisa di sewa dengan harga yang relatif murah, cukup mengeluarkan uang Rp 100.000 Anda sudah bisa menginap di pendopo yang juga memiliki pemandangan ke arah pantai Tanjung Taipa yang jernih ini. (teks: berbagai sumber-foto:google images)

Pantai Tanjung Taipa
Pantai Tanjung Taipa
Pantai Tanjung Taipa

Jumat, 07 Desember 2012

Melepas Lelah di Pantai Toronipa


Pantai Toronipa terletak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara merupakan pantai yang masih asri dan belum dikelola secara profesional oleh pemerintah. Panjang garis pantainnya mencapai 4 KM dengan pasir berwarna putih. Pantai toronipa, lokasinya di ujung timur Kota Kendari. Panorama alam, deburan ombak Laut Banda serta pasir putih yang terbentang luas merupakan perpaduan yang asyik untuk diminati. Juga bibir pantai yang dipenuhi nuir pohon kelapa membuat suasana pantai semakin asri, sejuk dan damai. Selain itu Pantai Toronipa juga sangat landai, bahkan hingga 1 km ke arah laut tinggi air masih hanya sedalam 1 meter saja.

Disekitar pinggiran pantai toronipa  banyak tersedia pondok-pondok kecil yang memang disewakan untuk para keluarga-keluarga yang berlibur kesini dalam jumlah besar. Saat hari libur, sedikitnya 1000 wisatawan lokal dan nasional memadati bibir pantai untuk menyaksikan laut lepas, mencari binatang laut seperti bintang, ubur-ubur, kepting, kerang, bulu babi yang bergelimpangan di pinggir pantai akibat air surut.
Untuk menuju pantai toronipa jika dari Kota Kendari Sultra, hanya ditempuh sekitar lebih kurang 45 menit, dan tidak akan mengeluarkan banyak ongkos, sudah dapat menikmati pantainya. (teks: berbagai sumber - foto: flickr)

Pantai Toronipa
Pantai Toronipa

Kamis, 06 Desember 2012

Ketenangan di Pulau Liwutongkidi

Membentang dari sabang hingga merauke, memang terlalu banyak Pulau yang dimiliki oleh negara kita. Saking banyaknya, kita tidak tahu berapa tepatnya jumlah Pulau, apalagi namanya. Salah satunya yaitu Pulau Liwutongkidi merupakan salah satu pulau yang terdapat di Kabupaten Buton. Pulau seluas sekitar 1.000 km persegi ini, masih terasa asing di telinga kita.

Ternyata kawasan ini salah satu yang sangat diperhatikan oleh Pemerintah mengenai potensi taman lautnya. Saking kayanya taman laut ini, pemerintah berniat untuk mengembangkan objek wisata bahari yang layak untuk dikunjungi. Pantai di Pulau  Liwutongkidi memiliki pasir yang putih, sehingga mata yang memandang pasti terpukau sekali melihatnya. Pulau ini mampu memberikan nuansa yang unik melalui keindahan pantai dan pesona bawah lautnya. Garis pantai di sepanjang pulau ini dipenuhi hamparan pasir putih yang menakjubkan dan nuansanya menjadi lebih indah ketika berpadu dengan deburan ombak laut yang menyisir pasir tersebut. Selain itu, keanekaragaman terumbu karang dan biota bawah laut juga sangat menarik untuk dikunjungi.

Namun satu hal yang dapat diingat, Pulau  Liwutongkidi ternyata tidak berpenghuni, Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau ini dari luar kota, dan hendak berlama-lama tak perlu khawatir, karena tersedia banyak hotel di kota Bau-Bau. Selain itu tersedia pula beberapa restoran di sepanjang jalan kota yang menyajikan berbagai hidangan menggoda. Pulau  Liwutongkidi mudah dijangkau dari Pelabuhan Bau-Bau, lebih kurang 15 menit dengan menggunakan speed boat.(teks:berbagai sumber - foto: flickr)

Pulau Liwutongkidi
Pulau Liwutongkidi