Tampilkan postingan dengan label mendaki gunung everest. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mendaki gunung everest. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Oktober 2016

Jalur Pendakian Gunung Mount Everest

Everest merupakan salah satu gunung yang paling terkenal diantara gunung lainnya. Namun, gunung ini memiliki sebuah rintangan yang tampaknya mustahil dapat dilalui oleh turis pendaki. Mendaki everest adalah tes ketangguhan mental dan kekuatan fisik. Dalam mendaki everest dibutuhkan waktu yang panjang dan lama agar kondisi tubuh anda dapat menyesuaikan suhu dan cuaca di sana. Ada empat tahapan untuk mendaki everest. Untuk memulai jalur pendakian gunung mount everest, kebanyakan orang memakan waktu sekitar 10 hari  untuk perjalanan dari lapangan terbang di Lukla dari basecamp dan 17.500 kaki untuk memberikan waktu tubuh dapat menyesuaikan diri dengan ketinggian. Setelah itu anda akan melanjutkan pendakian, lalu berhenti di camp sepanjang jalan dan tidur di jarak 23.500 kaki tanpa oksigen. 

Jalur Pendakian Gunung Mount Everest Yang Sering Dilalui

Banyak tim saat ini menggunakan puncak trek terdekat pada jalur pendakian gunung mount everest, misalnya di Lobuche pada 20.075 kaki untuk mengurangi jumlah tanjakan. Setelah tubuh menyesuaikan dengan ketinggian, pendaki menunggu cuaca tenang selama lima hari dan saat iut anda harus mengambil keputusan apakah akan bertahan atau ingin kembali. 


Tahap akhir adalah saat anda ingin kembali anda bisa kembali dan saat anda ingin meneruskan maka anda akan menuju ke kathmandu. Untuk perkiraan waktu pendakian, tahap pertama biasanya memerlukan waktu 6-9 minggu. Perjalanan ke tahap kedua memakan waktu rata-rata 40 hari. Pendakian tersebut tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru. 

Jalur Pendakian Gunung Mount Everest Yang Indah 

Sebelum mendaki ke everest, anda harus memiliki pengalaman mendaki gunung lain seperti gunung denali atau aconcagua. Tujuan dari syarat ini adalah untuk menentukan apakah tubuh anda disiapkan untuk kondisi dingin yang keras dan fisik anda dapat menjangkau ketinggian yang sangat tinggi. Anda juga harus membawa perlengkapan, peralatan, dan bekal yang mencukupi agar anda bisa sampai ke puncak everest yang tinggi. Selain itu dibutuhkan biaya, akomodasi perjalanan, dan transportasi untuk menuju jalur pendakian gunung mount everest. 

Jalur mount everest yang sangat berat membuat kesulitan para pendaki untuk menuju ke puncak tertinggi di negara swiss. 

Kamis, 06 Oktober 2016

Jalur Pendakian Gunung Everst

Sebagai gunung tertinggi seantero planet bumi, gunung everest memiliki magnet tersendiri bagi para pecinta pendakian. Namun gunung berketinggian pada 8848 mdpl ini tak selalu bersahabat bagi para pendakinya. Cuaca tak terduga menyebabkan tak sedikit yang tercatat sekarat bahkan meninggal di gunung ini. Penanganan terbaik bagi mereka yang kehilangan nyawa di everest adalah menguburkan di tempat itu. Everest adalah saksi hidup dari ketabahan dan keuletan manusia, juga keberanian dan tekad. Gunung ini sekaligus merupakan sebuah panggung besar yang mempertontonkan segala ketamakan dan keserakahan manusia dalam menghadapi alam. Untuk jalur pendakian gunung everst bisa anda simak penjelasan di bawah ini. 


Jalur Pendakian Gunung Everst Yang Berbahaya

Setiba di Tribhuvan International Airport, anda harus melanjutkan perjalanan pada jalur pendakian gunung everest yaitu ke Tenzing-Hillary Airpot di Lukla. Sebelum ke puncak Everest, kamu harus ke EBC (Everest Base Camp). Untuk sampai EBC, dari Lukla, anda bisa treking ke Phakding pada ketinggian 2656 mdpl dengan jarak tempuh selama 3 jam. Selanjutnya anda harus melanjutkan perjalanan ke Namche pada ketinggian 3450 mdpl. 


Di Namche anda bisa melakukan aklimatisasi atau penyesuaian suhu sebelum ke EBC. Perjalana dari Phakding ke Namche bisa anda tempuh dalam 8 jam perjalanan. Setelah melakukan aklimatisasi di Namche, anda bisa melanjutkan perjalanan ke Tengboche pada ketinggian 3867 mdpl. Suhu udara di tempat tersebut semakin dingin. Dari Tengboche, lanjut perjalanan ke Periche pada ketinggian 4252 mdpl. Disini anda bisa melakukan aklimatisasi kembali.

Jalur Pendakian Gunung Everst Yang Sering Dilalui

Setelah proses aklimatisasi selesai anda bisa melanjutkan perjalanan ke Lobuche pada ketinggian 4930 mdpl. Suhu disini lebih parah dinginnya. Lanjut naik lagi ke Gorak Sheep pada ketinggian 5184 mdpl. Setelah sampai di Gorak Sheep anda bisa lanjut ke base camp everest. Sampai di EBC, anda akan disambut bendera warna warni khas himalaya. Dari EBC ini, anda bisa melakukan perjalanan ke camp 1 pada ketinggian 6000 mdpl, camp 2, camp 3 pada ketinggian 7300 mdpl, dan puncak everest pada ketinggian 8848 mdpl. Inilah jalur pendakian gunung everest yang sangat berat dan menantang. 
Jalur pendakian gunung everest sangatlah berbahaya dan menantang, hal ini yang menyebabkan kesulitan bagi para pendaki.