Minggu, 30 Oktober 2016

Jalur Pendakian Gunung Gandang Dewata

Gunung dewata merupakan gunung yang tertinggi di kawasan bagian barat sulawesi. Gunung gandang dewata ini memiliki ketinggian 3037 mdpl.  Ada banyak jalur pendakian gunung gandang dewata yang bisa anda gunakan untuk sampai ke puncak gunung ini. Sembari anda berjalan menuju puncak, berbagai keindahan alam dan juga suara burung akan selalu menemani.

Jalur Pendakian Gunung Gandang Dewata

Gunung gandang dewata ini anda akan menemukan 10 pos yang pada umumnya digunakan para pendaki untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan hingga ke puncak gunung gandang dewata. Kondisi medan yang harus anda lalui untuk sampai ke puncak gunung gandang dewata dari pos 1 hingga 10 tentunya cukup berat. Medan berbatu dan berpasir serta masuk ke dalam hutan membutuhkan stamina yang benar-benar maksimal.

Jalur Pendakian Gunung Gandang Dewata Terpopuler

Sebelum mencapai puncak gunung, para pendaki harus terlebih dahulu melintasi 9 gunung yaitu gunung lante bobbok, parandangan, pappandangan, lantang lomo, lombok silenda, damak-damak, penga, naik daeng dan gunung gandang dewata. Puncak gunung gandang dewata ini memiliki puncak yang sangat tinggi sehingga anda bisa melihat berbagai puncak gunung lainnya dari gunung gandang dewata ini. 
Baca juga : Jalur Pendakian Gunung Gamalama
Walaupun jalur pendakian gunung gandang dewata sangat sulit dengan melewati 9 gunung, namun sensasi pendakian yang sesungguhnya akan anda rasakan. Semua kelelahan, lamanya waktu perjalanan akan terbayar sudah ketika anda sampai di puncak gunung gendang dewata ini.

Jalur Pendakian Gunung Gandang Dewata Melewati 9 Gunung

Puncak gunung gandang dewata ini merupakan yang tertinggi di provinsi sulawesi. Anda akan membutuhkan waktu 7 hingga 15 hari untuk sampai ke puncak gunung ini dikarenakan medan yang sangat rumit. Maka dari itu sebelum anda melalui jalur pendakian gunung gandang dewata, siapkanlah mental, kesehatan dan kekuatan fisik yang benar-benar 100%. Semua kelelahan, lamanya perjalan akan terbayar ketika anda mencapai puncak gunung ini.

Jumat, 28 Oktober 2016

Etika - Estetika (18+)

Hai, selamat pisang, aduuh pisang ini panas sekali ya.

Sudah lama rasanya aku tidak menulis disini, ya di rumahku ini. Hanya share video dari youtube, itupun bulan lalu. Tapi yang namanya rumah, akan selalu dikangeni. Eh ini btw ngerti gak ya, yang kumaksud rumah itu ya blog ini. Kenapa? Bagiku rumah adalah tempat aku bisa ngapain aja, karena aku yang punya. Bedanya kalau di rumah asli, ada orang tua. Disini ada google yang akan selalu mengawasi anak-anaknya, kalau ada yang memuat konten dewasa, langsung dikasih label dewasa.

Saat ini aku juga menjadi penulis di http://maklumfoto.wordpress.com, tidak mudah menulis disana, karena aku mewakili satu organisasi atau kelompok, bukan diriku sendiri. Jadi aku harus tetap hati-hati dalam merangkai kata, untungnya para pembaca disana sudah spesifik dari segi hobi dan rentang usia. Aku sangat yakin pembaca yang berusia dibawah 18 tahun pasti sangat sedikit.

Kali ini aku mau bahas apa ya? Entahlah, aku bingung dengan apa yang ingin kubahas. Biasanya aku selalu punya topik utama untuk diulas, tapi saat ini seorang beberapa topik berbeda ingin keluar dari otak agar bisa dijadikan tulisan. Ah, sebaiknya kujadikan beberapa tulisan saja, semoga pembaca nya lebih banyak dibandingkan jika kugabung semua tulisan itu.

Judulnya Etika - Estetika. Kenapa pakai tanda "-"? Kenapa bukan "&"? Aku cuma membayangkan dua hal ini seharusnya ada dalam satu jalur, saling melengkapi satu sama lain, layaknya pasangan ideal, Young Lex feat Awkarin, ah .... bukan yang itu. Tidak banyak tulisan dengan istilah-istilah seperti ini dalam blog ku. Aku hanya memperlakukannya sebagai catatan harian biasa, untuk tema yang berat-berat, biasa nya kutulis di MaklumFoto atau StreetPhotoHunters.

Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata ethos yang berarti adat kebiasaan tetapi ada yang memakai istilah lain yaitu moral dari bahasa latin yakni jamak dari kata nos yang berarti adat kebiasaan juga. Akan tetapi pengertian etika dan moral ini memiliki perbedaan satu sama lainnya. Etika bersifat teori sedangkan moral bersifat praktek. Etika mempersoalkan bagaimana semestinya manusia bertindak sedangkan moral mempersoalkan bagaimana semestinya tindakan manusia. Etika hanya mempertimbangkan tentang baik dan buruk suatu hal dan harus berlaku umum. Secara singkat definisi etika dan moral adalah suatu teori mengenai tingkah laku manusia yaitu baik dan buruk yang masih dapat dijangkau oleh akal. Moral adalah suatu ide tentang tingkah laku manusia ( baik dan buruk ) menurut situasi yang tertentu. Jelaslah bahwa fungsi etika itu ialah mencari ukuran tentang penilaian tingkah laku perbuatan manusia ( baik dan buruk ) akan tetapi dalam prakteknya etika banyak sekali mendapatkan kesukaran-kesukaran. Hal ini disebabkan ukuran nilai baik dan buruk tingkah laku manusia itu tidaklah sama ( relatif ) yaitu tidal terlepas dari alam masing-masing. Namun demikian etika selalu mencapai tujuan akhir untuk menemukan ukuran etika yang dapat diterima secara umum atau dapat diterima oleh semua bangsa di dunia ini. Perbuatan tingkah laku manusia itu tidaklah sama dalam arti pengambilan suatu sanksi etika karena tidak semua tingkah laku manusia itu dapat dinilai oleh etika.

Pusing gak tu? Paragraf diatas memang kusalin dari blog lain, karena ilmu ku gak nyampe sana, aku cuma tau etika adalah bagaimana cara bertindak dan memaknai sebuah hal dalam satu kondisi tertentu.

Etika membahas masalah tingkah laku perbuatan manusia (baik dan buruk). Sedangkan estetika membahas tentang indah atau tidaknya sesuatu. Tujuan estetika adalah untuk menemukan ukuran yang berlaku umum tentang apa yang indah dan tidak indah.

Seperti dalam etika dimana kita sangat sukar untuk menemukan ukuran itu bahkan sampai sekarang belum dapat ditemukan ukuran perbuatan baik dan buruk yang dilakukan oleh manusia. Estetika juga menghadapi hal yang sama, sebab sampai sekarang belum dapat ditemukan ukuran yang dapat berlaku umum mengenai ukuran indah itu. Dalam hal ini ternyata banyak sekali teori yang membahas mengenai masalah ukuran indah itu. Zaman dahulu kala, orang berkata bahwa keindahan itu bersifat metafisika ( abstrak ). Sedangkan dalam teori modern, orang menyatakan bahwa keindahan itu adalah kenyataan yang sesungguhnya atau sejenis dengan hakikat yang sebenarnya bersifat tetap.

Dan paragraf diatas pun ikut disponsori oleh blog lain, itu lah gunanya CTRL+C dan CTRL+V. Selain dua istilah diatas, ada satu istilah lagi yang (secara tidak sengaja) kutemukan saat sedang menyaksikan keseruan komentar-komentar yang tersaji di status beberapa orang rekan di buku wajah, namanya aksiologi. Aksiologi membahas tentang hubungan etika dan estetika. Dua Puluh Tiga Oktober Dua Ribu Enam Belas jadi hari yang cukup panjang. Ada dua event besar yang berkaitan dengan Street Photography di hari tersebut. Aku sendiri mempersiapkan diri untuk acara PadEeH yang ke empat di hari itu, btw yang tidak tahu, PadEeH adalah nama event tahunan hunting street photography di Padang yang diprakarsai oleh FNSH (FotograferNet Street Hunting). Ini kali keduanya aku jadi koordinator acara ini, bedanya tahun lalu aku masih berada di bawah bendera Street Photo Hunter. Tahun ini, aku tidak lagi menjadi bagian pemburu tersebut. Tahun ini aku bersama dengan 'anak' ku yang sempat kubesarkan di Street Photo Hunter. Walau sudah gonta ganti nama, tapi tetap saja akar dari Street Photography Festival Indonesia adalah Padang Street Expo.

Harusnya kita kembali ke Etika - Estetika, aku sudah membuang waktu kalian, para pembaca, cukup lama untuk sekadar nostalgia. Di buku wajah, aku menemukan status seorang rekan dengan caption "Ternodanya Street Photography!", tentunya disertai visual yang membuat kita disuruh berpikir, dan juga penasaran. Btw ini sebenarnya rahasia, tapi aku tak tahan ingin membeberkannya, om Chris Tuarissa adalah seseorang dengan rasa penasaran level tinggi. Yap, next lanjut lagi ya, cukup segitu, aku tak akan meneruskan bagian terakhir itu. Status tadi dipost oleh seorang fotografer senior dari Pasuruan, untuk kebaikan kita bersama aku gak akan kasih tau namanya. Yang jelas depannya Yanto, belakangnya Nius, gitu deh kira-kira.

Setelah melihat itu, aku pun melihat rentetan-rentetan status lainnya, yang menurutku masih berhubungan. Bagi street photographer yang aktif di sosial media, nimbrung di status-status ini adalah daya tarik nomor 1, ketimbang youtube fanfest dengan kontroversi kubu positif dan kubu negatifnya. Tapi status yang paling menohok bagiku adalah "street settingan". Semua status dan komentar tadi, intinya membahas street settingan.

Well, street settingan kuartikan sebagai street photography yang (subjeknya) di setting, baik itu pose atau dari segi penyediaan properti. Street photography yang di setting, tak ubahnya sepert perpustakaan yang ribut, atau pertandingan sepakbola tanpa kartu merah. Kau mengerti maksudku? Jika tidak, belajarlah analogi, kalau perlu lengkapi dengan satir dan sarkasme.

Sebelum mendalami street photography, aku belajar landscape photography, nature photography, conceptual photography, still-life photography dan macro photography. Untuk kategori yang dituliskan terakhir, aku gagal melakukannya, karena macro benar-benar membuatku bingung, mungkin bakatku tidak disana. Salut dengan teman-teman yang bisa memotret 'teman-teman kecil' dalam semak belukar. Conceptual photography, aku sangat kuat disana, setidaknya menurut beberapa orang rekan yang memperhatikanku. Conceptual on the street memang dikenal dalam fotografi, tetapi istilah itu adalah bagian dari conceptual photography. Bagiku, street settingan = conceptual on the street. Conceptual on the street = conceptual photography. Street settingan = conceptual photography. Ini pendapatku, yang didasarkan banyak tulisan tentang Conceptual Photography, Ve Danito adalah idolaku untuk genre yang satu ini.

Permasalahan dan perdebatan muncul karena street settingan dimasukkan sebagai street photography. Padahal sudah ada ketentuan dan batasan-batasan untuk masing-masing genre. Bukankah tujuan kategori/ genre adalah untuk mempermudah kita untuk membaginya sesuai dengan visi misi pengelompokan itu?

Ada banyak definisi Street Photography yang kita temukan, baik di internet maupun forum-forum diskusi. Tapi pada dasarnya, tujuan dan visi misinya sama. Kamu bisa cek beberapa definisi street photography di link ini. Penjelasan dari Setia Nugraha adalah yang paling mewakili menurutku. Cermati poin kedua dari penjelasan Setia Nugraha, "Keadaan/kejadian yang tidak dibuat-buat, melainkan spontanitas, tetapi bisa jadi kedaan yang di harapkan, ataupun keadaan/kejadian yang kebetulan (decisive moment)". Di ruang publik, kita pasti bersinggungan dengan subjek manusia, mengambil gambar dengan cara candid dan/atau menggunakan pendekatan komunikasi terlebih dahulu adalah cara untuk mendapatkan  momen yang ingin dipotret. Yang penting tidak mengarahkan gaya atau pose subjek. Itu termasuk ke dalam etika dalam street photography. 

Menghasilkan karya yang berkualitas dan punya estetika, haruslah tetap memperhatikan aspek etika. Foto mu boleh liar, indah, menawan dan menakjubkan, tetapi ada batasan yang harus kau perhatikan. Itulah tantangannya, itu lah yang akan menjadikanmu fotografer yang berkualitas. Berkualitas di semua aspek penciptaan karya, input-proses-output. Kepuasannya pasti beda dengan karya bernama street settingan, jikalau dikategorikan ke dalam street photography, karena kau membohongi salah satu kriteria pembentuk karya Street Photography, dan itu vital bung. Kecuali kau memang menghadirkannya sebagai salah satu karya Conceptual Photography. Konsep yang bagus, akan menghasilkan kepuasan.

Kuniadi Ilham. Payakumbuh. 2015
Foto diatas, bagaimana menurutmu. Ini foto yang kuambil tahun lalu, saat aku dan teman-teman SPF Indonesia melakukan penelitian karakter daerah dengan pendekatan Street Photography. Apakah menurutmu foto ini dikonsep? Beberapa orang yang mengetahui aku adalah fotografer konseptual di masa lalu, mungkin akan berkata, foto ini dikonsep, disetting. Tapi kau boleh bertanya pada teman-temanku yang ada disana, apa yang sebenarnya terjadi. Aku bahkan juga menuliskan bagaimana foto ini bisa tercipta di Street Photography Composition Series: Self-portrait. Ketika aku mendapatkan email dari kujaja.com bahwa aku terpilih menjadi salah satu nominasi WSP Award 2016, aku tentu saja gembira. Karena apa? Karena aku menikmati prosesnya, dan aku benar-benar berada di dalamnya (street photography), sungguh sebuah kepuasan. 


Penghargaan ini, membuatku semakin terpacu untuk lebih giat dan bersemangat. Hal yang sama akan terjadi di dunia street settingan, jika mereka mendapatkan pujian dan penghargaan, mereka akan bersemangat, untuk melanjutkan street settingan.

Etika dan Estetika akan selalu berdampingan, saling melengkapi satu sama lain. Jangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil yang indah, begitu juga sebaliknya, semua sudah ada porsinya. Keduanya membentuk keseimbangan, Yin & Yang. Adapun akibat yang muncul karena fenomena ini adalah karya street photography (tanpa settingan) yang menawan, akan dianggap settingan. Hal ini menimbulkan dampak terhadap fotografer, boleh jadi timbul rasa tidak percaya diri, hilangnya semangat, hingga perselisihan, yang akan berujung permusuhan. Akibat lainnya adalah akan banyak bermunculan pakem-pakem baru yang menentang batasan, sehingga tidak relevan lagi dengan street photography sebagaimana mestinya. Forum kritik akan mengalami pengkerdilan, viral dan hits menjadi acuan. Ini akan jadi pekerjaan rumah bagi kita bersama, khususnya para pelaku yang terlibat langsung di dalamnya.

Aku tidak bertujuan untuk membuat kalian setuju denganku. Melalui tulisan ini aku hanya ingin menyampaikan opini ku, berdasarkan data-data yang kupunya tentang street photography, dan juga sebagai tanggapan atas kejadian yang terjadi di lapangan. Hanya satu kata untuk penutup tulisan ini. CERDASI!


Jalur Pendakian Gunung Gamalama

Gunung gamalam merupakan gunung api yang berada di maluku utara. Gunung ini merupakan gunung yang masuk ke dalam kabupaten halmahera barat. Gunung gamalama ini memiliki ketinggian 1715 mdpl. Gunung gamalama ini juga disebut sebagai puncak ternate. Masyarakat sekitar gunung ini masih menjaga tradisi adat yaitu mengelilingi guung gamalam seraya memanjatkan doa untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan. Tradisi ini diberi nama koloki kie.

Jalur Pendakian Gunung Gamalama

Bagi anda yang ingin mencapai puncak gunung gamalama ini sebaiknya anda melewati jalur pendakian gunung gamalama yang sudah ditentukan oleh pengelola. Jalur yang sudah ditentukan ini selalu dilewati baik oleh pendaki profesional maupun para pendaki pemula. Masyarakat di sekitar gunung gamalam juga sangat menyarankan sebaiknya ketika mendaki gunung ini wajib berdoa dan juga harus beranggota genap.

Jalur Pendakian Gunung Gamalama Favorit Pendaki

Sebenarnya ada beberapa jalur pendakian gunung gamalama yang bisa anda gunakan, namun alangkah baiknya anda melewati jalur yang banyak digunakan oleh para pendaki secara umum. Di sepanjang perjalan menuju puncak gunung gamalama ini anda akan melihat pemandangan alam yang snagat mempesona dan luar biasa indahnya. Hamparan kebun cengkeh dan pala akan menemani anda. 
Baca juga : Jalur Pendakian Gunung Ijen
Perjalanan menuju puncak gunung gamalama bisa dikatakan cukup sulit karena medan terjal, berbatu dan berpasir akan menyulitkan anda yang tidak pernah naik gunung atau pemula. Namun walaupun perjalan melelahkan dan sulit, sesampainya di puncak gunung gamalama rasa lelah dan letih akan hilang dengan cepat dan berganti gembira.

3 Pos Peristirahatan Di Jalur Pendakian Gunung Gamalama

Selain pemandangan indah yang snagat mempesona, para pendaki yang melalui jalur pendakian gunung gamalama juga akan mendapati tempat-tempat unik. Tempat-tempat unik ini diantaranya ialah mata air dalam lekukan batu seluas loyang besar. Dalam pendakian ini para pendaki akan menemukan 3 pos yang bisa digunakan untuk beristirahat. Selalu pastikan faktor kesehatan anda dalam keadaan fit untuk mendaki puncak gunung gamalama.

Rabu, 26 Oktober 2016

Rute Pendakian Gunung Ijen

Gunung ijen ini merupakan sebuah gunung berapi yang masih aktif sampai sekarang ini, dan gunung ijen ini berletak di sebuah daerah kabupaten banyuwangi di jawa timur, dan gunung ijen pernah meletus sebanyak empat kali di tahun 1796, tahun 1817, tahun 1913, tahun 1936. Dan gunung ijen ini memiliki ketinggian mencapai 2443 meter diatas permukaan laut, serta juga gunung ijen juga terkenal dengan kawah ijen yang memiliki luas 5466 hektar dengan kedalaman 200 meter. Dan bila ingin mendaki gunung ijen ini perlunya mengetahui sebuah rute pendakian gunung ijen.

Rute Pendakian Gunung Ijen

Dan untuk mendaki sebuah gunung ijen ini terkenal dengan hasil alam yang berupa batu belerang serta api abadinya yang terdapat di kawah ijen. Dan bila ingin melihat sebuah api abadi dari gunung ijen harus melakukan pendakian pada pagi hari sekali sekitar jam setengah lima bila ingin melihat api abad yang menyala biru.

Rute Pendakian Gunung Ijen Bisa Lewat Jalur Bondowoso

Dan dalam mendaki gunung ijen ini bisa melewati sebuah rute pendakian gunung ijen dengan melalui sebuah jalur yang dimulai dari jalur bondowoso dan banyuwangi. Dan bila dari arah banyuwangi nanti bila menggunakan sebuah angkutan bisa turun di station karangasem, lalu bisa dilanjutkan dengan menyewa sebuah ojek yang menuju desa banyusari, kecamatan licin, setelah itu dilanjutkan menuju paltuding atau pos perlindungan hutan dan pelestarian alam. 
Baca juga : Jalur Pendakian Gunung Merapi Jogja
Dan untuk dari arah bondowoso dengan tujuan ke wonosari lalu ke tapen menuju sempol kemudian turun di paltuding.

Rute Pendakian Gunung Ijen Yang Dimulai Dari Paltuding

Dan setelah sampai di daerah paltuding yang merupakan sebuah basecamp pertama yang dipergunakan untuk mendaftar serta meregistrasi bila ingin mendaki, yang dimana rute pendakian gunung ijen dimulai dari pos pendaftaran paltuding, dengan mempersiapkan sebuah bekal logistik serta berdoa agar selamat dalam mendaki dan pulang juga selamat. Yang dimana waktu tempuhnya tidak memakan waktu banyak, karena memerlukan waktu dari 2 jam sampai 3 jam.

Senin, 24 Oktober 2016

Jalur Pendakian Gunung Merapi Jogja

Gunung merapi jogja ini merupakan sebuah gunung yang tergolong masih aktif dalam mengeluarkan sebuah larva magmanya, dan gunung merapi ini memiliki sebuah ketinggian yang mencapai tinggi 2968 meter diatas permukaan laut, yang dimana lokasi dari gunung merapi ini dari arah tenggara berletak di klatena, lalu dari arah timur berletak dari boyolali, untuk arah barat berletak di magelang, lalu untuk arah selatan berletak di sleman jogja. Dan untuk mengetahui sebuah jalur pendakian gunung merapi jogjabisa menggunakan jalur selo, bisa juga menggunakan sebuah jalur babadan dan jalur kineharjo.

Jalur Pendakian Gunung Merapi Jogja

Yang dimana sejak tahun 2010 yang terjadi sebuah erupsi yang memakan sebuah jalur babadan dan jalur kineharjo yang sampai sekarang ini tidak pakai lagi karena membahayakan bagi para pendaki dalam mendakinya dan juga memiliki trek sangat ekstrim sehingga sulit untuk dilalui. Dan sekarang ini jalur untuk gunung merapi hanya bisa melalui jalur dari selo.

Jalur Pendakian Gunung Merapi Jogja Dimulai Dari Selo

Dan untuk melakukan pendakian di gunung merapi jogja ini maka para pendaki maupun para wisata bisa menggunakan sebuah jalur pendakian gunung merapi jogja dengan menggunakan sebuah jalur dari selo, yang dimana selo merupakan sebuah desa di kabupaten boyolali. Bila ingin menuju ke selo ini bisa melalui muntilan atau boyolali. 
Baca juga : Jalur Pendakian Gunung Ijen
Dan untuk menuju selo ini, yang dari arah jogja bisa menuju arah pasar muntilan lalu ambil kanan. Dan untuk arah boyolali bisa berhenti di terminal boyolali lalu ke arah cepogo kemudian bisa melanjutkan ke selo. Dan bila dari semarang bisa menuju pasar ampel kemudian menuju cepogo lalu selo.

Jalur Pendakian Gunung Merapi Jogja Bisa Melakukan Registrasi Ke Selo

Dan setelah sampai di selo, yang dimana basecamp di selo yang paling terkenal dengan nama barameru. Yang bisa dijadikan sebagai tempat istirahat dahulu serta juga bisa mengecek perlengkapan serta dilakukannya registrasi bila ingin mendaki gunung merapi yang berawal dari jalur selo yang merupakan jalur pendakian gunung merapi jogja.

Minggu, 23 Oktober 2016

Informasi Jalur Pendakian Gunung Merbabu

Gunung merbabu yang memiliki sebuah ketinggian yang mencapai 3142 meter diatas permukaan laut pada puncak trianggulasi, dan keberadaan gunung merbabu ini terletak dibagian barat masuk ke kabupaten magelang, bagian timur di boyolali, bagian selatan di salatiga, dan wilayah utara masuk ke wilayah semarang. Dan gunung merbabu ini memiliki sebuah lima kawah, antara lain terdiri seperti kawah condrodimuko, kawah kombang, kawah kendang, kawah rebab, dan kawah sambernyowo. Dan untuk mendaki gunung merbabu perlunya mengetahui sebuah informasi jalur pendakian gunung merbabu yang cukup favorit jalurnya.

Informasi Jalur Pendakian Gunung Merbabu Yang Aman Bagi Pemula

Yang dimana sebuah gunung merbabu ini menjadi sebuah gunung yang favorit bagi pendaki pemula dan jalurnya cukup bersahabat karena memiliki pemandangan yang sangat menakjubkan. Dan untuk mendaki sebuah gunung merbabu ini bisa melalui ke empat jalur yang bisa dipilih, bisa melalui sebuah jalur dari selo yan bermula dari magelang atau boyolali, lalu untuk jalur selanjutnya bisa melalui kopeng yang berawal dari salatiga, serta untuk jalur wekas dan jalur suwanti yang berawal dari magelang.


Dan dalam mendaki sebuah gunung merbabu ini bisa pilih jalur yang cukup aman bagi pendaki pemula, seperti bisa memilih sebuah informasi jalur pendakian gunung merbabu dengan jalur selo. Karena jalur selo ini dalam mendakinya difavoritkan oleh seorang pendaki di dalam mendaki sebuah gunung merbabu, karena jalur selo ini memiliki tingkat kesulitan yang sedang, dan juga jalur selo ini memiliki sebuah jalur sangat luar biasa karena melewati sebuah hutan, sabana rumput, bukit, kabut dan lain sebagainya.

Informasi Jalur Pendakian Gunung Merbabu Bagi Pendaki Yang Sudah Pro

Dalam mencari sebuah informasi jalur pendakian gunung merbabu, bagi saudara yang ingin mengetahui sebuah jalur lain dalam mendaki gunung merbabu ini bisa melewati sebuah jalur kopeng, serta bisa lewat wekas, dan jalur suwanting yang terkenal sulit serta juga memiliki jalur yang ekstrim, dan bagi para pendaki juga harus berhati – hati dalam melewati jalur tersebut.

Demikian dari ulasan mengenai sebuah informasi jalur pendakian gunung merbabu yang cukup aman dan ada jalur yang ekstrim juga.

Kamis, 20 Oktober 2016

Rute Pendakian Gunung Elbrus

Gunung elbrus dikenal sebagai puncak tertinggi di benua eropa dan menjadi salah satu gunung yang sangat mematikan. Ekspedisi ke gunung elbrus memakan waktu sekitar tiga minggu. Waktu yang dibutuhkan untuk menuju puncak elbrus adalah 15 jam. Sebelum pendakian hingga puncak, harus dilakukan proses aklimatisasi atau proses penyesuaian suhu tubuh pada ketinggian tertentu suatu gunung bersalju. Proses aklimatisasi pada rute pendakian gunung elbrus ini dilakukan selam 4 hingga 5 hari. Proses pendakian sebenarnya memakan waktu 10 hari namun selama 3 hingga 4 hari dilakukan aklimatisasi untuk adaptasi dan pemulihan kondisi fisik sebelum melanjutkan pendakian ke puncak. Baru setelah aklimatisasi, bisa memulai mendaki ke puncak gunung elbrus selama kurang lebih 15 jam. 

Rute Pendakian Gunung Elbrus Yang Banyak Dilalui Pendaki

Puncak elbrus ini merupakan puncak gunung tertinggi di  eropa, yang menjadi salah satu puncak gunung paling mematikan. Hal tersebut disebabakan suhu udara di puncak bisa mencapai -30 derajat celcius. 


Menurut catatan sejarah pendakian elbrus, setiap tahunnya rata-rata ada 30 pendaki meninggal dunia saat melakukan pendakian di rute pendakian gunung elbrus. Suhu udara di gunung elbrus sangatlah ekstrim, namun suhu udara bisa berubah dengan sangat cepat. Suhu udara yang berubah-ubah biasanya pada waktu jam 12 waktu moscow. 

Panorama Yang Indah Pada Rute Pendakian Gunung Elbrus

Gunung elbrus ini memiliki 2 jalur pendakian yaitu utara dan selatan. Pendaki jalur utara biasa memilih basis kota Pyatigorsk atau Kislovodsk, sedangkan para pendaki jalur selatan umumnya tinggal di Terskol. Basecam di utara gunung elbrus jauh lebih sederhana dibandingkan dengan basecamp selatan. Tidak terdapat fasilitas seperti resort hotel atau cable car atau snow mobil di jalur utara. Yang ada cuma tenda dan gerombolan sapi.  Kondisi camp utara elbrus bisa dibilang cukup bersih dan teratur. Air bersih ada dimana-mana dan bisa di ambil langsung dari sumbernya. Semua sumber mata air disini mengeluarkan air ber-gas atau sparkling water. Anda bisa mengambil sparkling water sebanyak-banyaknya untuk kebutuhan anda di gunung elbrus dan gratis. Pemandangan di rute pendakian gunung elbrus ini sangat indah dan luar biasa cantik.  

Rute pendakian gunung elbrus ini sangatlah menakutkan karena suhu udaranya sangatlah parah namun panoramanya sangatlah luar biasa menakjubkan.