Tampilkan postingan dengan label Cerita-cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita-cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 September 2017

Trip Kuliner di Padang

Hai, selamat siang
Apa kabar semua? Semoga selalu sehat ya.

Btw, udah lama sekali rasanya gak nulis di blog ini. Mohon maaf kepada pembaca semua yang lebih sering melihat postingan video yang aku share dari youtube.

Beberapa tahun lalu aku sempat membuat sebuah usaha kecil-kecilan, sebagai middle-man sih, namanya KIRA Food & Snack. Usaha ini sempat terhenti karena kesulitan dalam me-manage urusan-urusannya, salut dengan usaha yang juga berposisi sebagai middle-man tapi tetap jalan sampai sekarang. Eh ini aku bahas middle-man pada tau gak kamsud nya? Dalam dunia usaha, middle-man bisa diumpamakan sebagai distributor, penengah, dll. Aku pernah nonton film bertema bisnis, yah banyak kekerasannya juga sih, yang nonton Layer Cake pasti tau. Disana sang bisnisman tua berkata pada pemeran utama (Daniel Craig) kalau bisnisman yang baik adalah middle-man yang bagus. Usaha-usaha digital yang kita lihat saat ini rata-rata mengambil peran sebagai middle-man seperti Tokopedia, Bukalapak, Olx, Sribulancer, Youtube, dll.

Ok, cukup sudah soal middle-man nya ya, kita beralih ke tema yang ingin dibahas. Kenapa aku ingin bahas soal kuliner (lagi)? Karena ternyata tulisan lama ku Kuliner Murah Meriah Di Padang berada di puncak pencarian di blog ini, menjadi postingan paling trend. Terima kasih untuk semua pembaca yang sudah membaca. Namun postingan tersebut tayang dari tahun 2013 kemarin, dan Kota Padang sendiri selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu. Jadi aku harus melakukan pembaharuan supaya informasi nya tidak kadaluarsa.

Aku berusaha menghidupkan kembali KIRA Food & Snack, masih sebagai middle-man tapi tidak menjual makanan lagi, melainkan membuat review makanan dan snack di Sumatera Barat yang paling up to date, ya 2017 ini. Tidak lagi berbentuk tulisan saja, namun ada video nya. Jadi teman-teman semua bisa langsung merasakan keseruan di tempat tersebut. Video ini diberi nama KIRA Culinary Trip dan akan dipandu langsung oleh saya yang selalu berada di balik layar blog ini, hehe. Tentu gak akan selalu sendiri, di beberapa video aku akan ditemani beberapa orang seperti wanita tercinta, Ika. Dan mungkin juga teman-teman lain, bahkan mungkin kamu yang sekarang sedang membaca tulisan ini, mana tau kalian punya rekomendasi tempat makan yang enak di Padang dan sekitarnya dan kita akan syuting bareng, hihi.

So, udah penasaran ya? Silahkan langsung cek video dibawah ya!!!


Langsung ke halaman youtube nya juga bisa, jangan lupa Support nya. Dengan memberikan komentar dan subscribe artinya kalian udah bantu aku untuk terus berbagi informasi. Cukup login dengan akun google mu, kemudian klik Subscribe, gratis kok, gak bayar.

Itu saja informasi hari ini, semoga bermanfaat dan da daaaahhh.

Minggu, 17 September 2017

Bayi Ini Mengalami Kelainan Sejak Dalam Kandungan, Ternyata Ibunya …

Siapa yang tidak ingin memiliki bayi sehat? Semua orang tentu sangat menginginkannya. Untuk itu, semua ibu senantiasa menjaga kondisi kesehatannya, mengkonsumsi banyak nutrisi dan menghindari makanan atau minuman yang berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan bayi. Lantas bagaimana dengan ibu hamil yang perokok?

Setiap ibu hamil yang punya kebiasaan merokok jelas memang berbahaya bagi bayi dalam kandungannya. Karena itu, banyak ibu hamil yang sangat berusaha mati-matian untuk melepaskan dirinya dari kebiasaan buruk merokok ini.


Merokok tidak hanya buruk bagi perkembangan anak dan janin dan kesehatannya, tapi juga memiliki akibat yang sangat fatal! Hasil USG di bawah ini membuktikannya kalau ternyata kebiasaan satu ini membuat bayi di dalam perut sangat menderita!

Seorang ahli dari Inggris meneliti wanita merokok dan tidak merokok yang hamil 24 minggu, 28 minggu, 32 minggu dan 36 minggu serta melakukan USG 4D untuk melakukan perbandingan. Hasilnya sangat mengejutkan! 

Ternyata bayi dalam kandungan wanita yang merokok akan lebih sering memegang bagian hidung dan mulutnya daripada mereka yang tidak merokok, ini juga ternyata berpengaruh pada pertumbuhan janin. Janin yang normal, semakin dekat dengan hari kelahirannya, maka akan mengurangi gerakan di dalam perut ibunya, sedangkan janin dari ibu yang merokok justru akan menyebabkan sistem saraf bayi terganggu dan responnya lebih lambat, akhirnya ini akan berdampak pada pertumbuhan bayi kelak.

Merokok akan menyebabkan pembuluh darah ibu hamil menjadi sempit dan darah menjadi lebih sulit mencapai rahim. Karena itulah bayi juga tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan tidak mendapatkan gizi yang seharusnya. Bau rokok sendiri beracun dan bisa mencapai sang bayi lewat pembuluh darah sang ibu.

Karena itulah, merokok selama kehamilan akan meningkatkan kemungkinan bayi mengalami gangguan kesehatan, seperti :
  1. Bayi lahir dengan tubuh lebih kecil, biasanya bayi dari ibu yang merokok rata-rata lebih kecil 198 gram dari ibu yang tidak merokok.
  2. Resiko keguguran atau prematur lebih tinggi
  3. Lebih mudah terinfeksi
  4. 30% lebih memungkinkan mengidap asma atau alergi
  5. Setelah besar lebih besar kemungkinannya untuk menjadi perokok
  6. Kemungkinan untuk menderita gangguan hiperaktif 3 kali lebih tinggi
  7. Resiko terkena kanker
  8. dan banyak penyakit lainnya
Namun, gak cuma perokok saja yang perlu memperhatikan hal ini, perokok pasif juga memiliki resiko yang sama. Karena itulah disarankan begitu tahu hamil, para ibu hamil menghindari rokok dan tempat dimana banyak orang merokok, karena itu sangat berpengaruh pada kandungan.

Kita juga perlu mengetahui kesalahan besar yang selama ini disangka oleh para perokok yang berpikir kalau menghentikan rokok sekaligus justru akan berbahaya bagi janin. Hal ini sama sekali salah, justru sama sekali tidak melukai janin, jadi ini bukan alasan bagi para perokok untuk menghentikan rokoknya pelan-pelan.
Sedangkan setelah melahirkan, jangan mengira kembali merokok sudah tidak ada hubungannya dengan bayimu, justru itu berkaitan sangat erat dengan kesehatan bayi.  “Sebaiknya ibu yang baru melahirkan dan anak bayi berada di dalam lingkungan yang bebas rokok, karena rokok sangfat beracun terutama bagi ASI dan bagi anak bayi. Lingkungan bebas rokok bisa melindungi bayi menjadi perokok pasif, menjadi perokok pasif adalah penyebab bayi bisa mengalami resiko meninggal tiba-tiba.” Kata Michaela Goecke dari biro kesehatan di Jerman.

Paling baiknya, memang para wanita tidak merokok atau memang menghentikan rokoknya untuk selamanya sejak hamil. Kebiasaan buruk seperti ini sangat tidak baik, apalagi untuk bayimu dan dirimu sendiri.

Jadi, untuk semua ibu hamil dan orang-orang di sekitarnya, stop rokokmu sekarang juga atau rokokmu lah yang akan membunuh mu dan bayimu. Mulailah hidup sehat, penuhi vitamin dan mineral. Ibu sehat perlu mendapat asupan kalori tambahan 180 kilo – 300 kilo kalori lebih banyak setiap harinya. Tips tadi bertujuan agar kamu, bayi mu dan keluarga mu tidak menyesal di kemudian hari.

Terima kasih
Keep Healthy

Menuju sumber

Kamis, 30 Maret 2017

LAPTOP MONSTER TAPI BYUTIPUL

Hai hai, rasanya udah lama gak bikin review produk. Kira-kira udah 2756 trilliun tahun. Dan, hari ini aku mau review produk dari Asus untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya ada ASUS Padfone (dapat sertifikat dari ASUS euy) dan satu lagi ASUS ROG G752. Hari ini apa?

Tak perlu berlama-lama lagi, mari kita kupas tuntas ASUS ROG GX800. Laptop yang satu ini punya fitur yang gak lazim untuk ukurannya. Karena punya teknologi canggih plus bikin puyeng. Prosesor nya aja Intel Core i7-7820HK, bisa di overclock lagi. Intel Core i7 7820HK ini memiliki Teknologi Quad-core (4 Cores) yang memiliki Kecepatan Core hingga 4,6 GHz. Chipset ini juga dibangun dengan Arsitektur Kaby-Lake yang diluncurkan Pada Januari 2017 silam. Trus ada pendingin cairnya juga, jadi silahkan disiksa ini laptop pake game-game berat. Yang jadi fokus selanjutnya adalah masalah harga pak, mencapai 95 juta rupiah, fufufu. Karena fitur dan harga nya tadi, banyak yang bilang laptop ini laptop nya Sultan atau laptop Dewa. Aku sih curiga, Raja Salman ke Indonesia bukan cuma buat liburan dan investasi, tapi mau beli laptop ini (Maap ya Raja). Worth it gak dengan harga segitu? Nah, maka nya dikupas dulu satu-satu, bapak sabar dulu. Hup hup hup, lompataaaan.


WATERCOOLING TERPISAH

Teknologi air pendingin A.K.A watercooling ini sebenarnya udah ada dari tahun 2003. Teknologi watercooling GX800 sebenarnya masih sama dengan GX700. Pendingin berasal dari cairan di tangki, kemudian dialirkan lewat tabung selang yang didorong pompa ke dalam perangkat hardware nya untuk menurunkan suhu sistem yang bekerja. Prinsip kerja nya sama, tapi beda nya dimana?

ASUS merubah desain pendingin nya supaya aliran pendingin bisa mengalir sekaligus ke CPU dan dua GPU-nya untuk meredam panas. Nah, sistem watercooling terpisah ini bisa memperkuat performa GX800 saat kamu nge-game dengan spesifikasi paling berat pun kayak RE7. Mirip dengan sistem pendingin mobil.

Itu yang nama nya inovasi. Cukup dengan merubah desainnya aja, performa nya jadi meningkat pak. Kalian yang baca ini, jangan lupa, kunci nya INOVASI.

SPEK AJIGILE AJIKONDE

GX800 menggunakan teknologi 2 way SLI GTX1080 graphic card. Kartu grafisnya ini bisa di-overclock hingga 1961 MHz. GX800 memiliki RAM sebesar 64 GB, dengan 3 buah SSD berukuran 512 GB berfitur Non Volatile Memory Express (NVMe). Kartu VGA/ grafisnya juga bukan sembarang produk, 2 kartu Nvidia GeForce GTX 1080 8GB GDDR5. Hiii, ngeri gak tu pak?

Layar 18.4 inci beresolusi 4K dilengkapi G-Sync. Jadi, kalau bapak-bapak mau main game FPS, siap-siap aja merasakan pirtual realiti tingkat dasar. Minimal pusing pak, tapi lama-lama ntar juga biasa, karena sangat realistis dan byutipul. Untuk menambah performa dari luar laptop, ada lagi dua buah adapter berukuran 330W.

JAM HABIS ALIAS OVERCLOCK

Arti sebenarnya bukan jam habis sih, karena overclock ini istilah mesin. Nah, buat bapak-bapak yang gak tau apa itu overclock. Overclock atau kegiatannya overclocking sebenarnya hanya sebuah perintah atau modifikasi sebuah mesin supaya bisa bekerja maksimal. Biasanya yang di-overclock adalah CPU, GPU atau komponen. Ibaratnya kalo bapak nonton Dragon Ball, Goku udah berubah fusion jadi Super Saiya 3.

GX800 sanggup di-overclock dengan aman hingga 4.6 GHz. Bukan cuma prosesor nya aja yang bisa di-overclock, graphic card nya juga bisa di-overclock hingga 1961MHz (diatas juga udah dikasih tau). Video RAM (VRAM) dan DRAM GX800 juga bisa ditingkatkan dengan mudah hingga mencapai 5.2 GHz dan 2800MHz. Overclocking atau sering di sebut OC, punya image yang rumit. Di GX800, overclock bisa dilakukan hanya dengan sekali klik via ROG Gaming Center.

Karena overclocking bisa meningkatkan tingkat clock speed dan berpengaruh ke performa laptop. Makanya frame rate per second (FPS) game bisa naik dan mempercepat waktu rendering 3D/ video editing. Gak akan patah-patah atau nge-lag. Buat bapak-bapak youtuber gaming, nah ini nih ... *lirik-lirikan

DESAIN

Sebagai seorang seniman, aku akan kasih penilaian sangat-sangat jujur dan sangat-sangat kompeten disini. Ehm ehm, bagus pak, byutipul, beneran. Haha pokok nya desain GX800 futuristik, kayak pendahulu nya, pake desain Tukang Setrika Baju alias Iron Man. Tapi, karena fitur-fitunya tadi, berat ASUS ROG GX800 ini mencapai 5.7 kilogram. Itu baru laptop nya aja pak, belum watercoolingnya. Bobot dockwatercooling nya mencapai 4.7 kilogram. Jadi sehabis nge-game, mending bapak-bapak olahraga angkat beban, pake ASUS ROG GX800. Enak toh?

Fitur selanjutnya adalah ASUS GameFirst III yang akan mengoptimalkan koneksi internet untuk kebutuhan gaming dibandingkan dengan kebutuhan lainnya. Jadi kalo bapak lagi download pun, yang akan diutamakan tetap game online nya. Itu namanya prioritas, dan yang menentukan adalah AI.

Ada juga anti-ghosting, kayak pendahulu nya juga. Jadi bapak-bapak kalau sempat menekan beberapa tombol bersamaan, mungkin akibat tergesa-gesa atau jari nya emang gede, fitur ini akan memprediksi mana yang paling relevan. Jadi gak masalah kalau bapak lagi main game, panik pas ada lawan dan kepencet banyak tombol. Kecuali kalo nyokap atau istri udah marah karena kelupaan makan, mending ALT+F4.

Anti-ghosting juga didukung keyboard mekanis khusus bernama MechTAG atau Mechanical Tactile Advanced Gaming. MechTAG punya ukuran yang tipis dengan bobot ringan, dengan teknologi ini bapak bisa mudah menekan tombol keyboard nya. Karena sudah dirancang responsif oleh ASUS.



Backlit Keyboardnya juga sudah RGB dan bisa di sesuaikan baik warna maupun mode pencahayaannya via aplikasi Asus ROG Aura. Dari sisi handling, Asus ROG GX800 punya dimensi ketebalan yang jauh lebih tipis dari brand lain yang menawarkan produk 18.4-inch.. Akan semakin realistis dan nyaman dipake. Gila ajib bener.

PIRTUAL REALITI ALIAS VR

Udah lah, gak usah dijelasin lah ya soal VR, pasti udah pada tau. Kalo gak tau, mending jangan baca review ini, ntar pusing sendiri.

Tapi buat aktifin pirtual realiti di ASUS ROG GX800, bapak-bapak harus menyambungkan layar dengan dua monitor 4K menggunakan Display Port 1.3 atau langsung ke satu layar beresolusi 8K. Tapi inget, main game horror jangan sampe terkencing-kencing. Malu ama tetangga pak.

AMBASSADOR-NYA CHANDRA "INSTAGRAM VERIFIED" LIOW

Yoooo, ASUS ROG gue udah siap yoooo. Eee sorry, itu Kemal.


Chandra Liow bukan nama baru buat ASUS. Dia udah pake ASUS ROG udah sejak dulu, bikin tugas kuliahnya, edit video dan main game. Akhirnya, berbuah manis juga. Sebelumnya Chandra juga udah jadi ambassador untuk ASUS ROG . Chandra Liow sendiri menjadi endorser keempat Asus. Yang lain nya kalo gak salah cewek-cewek gamers (gemes) deh, haha googling aja yah.

DIRIPIUW ALVA JONATHAN

Siapa sih Alva Jonathan? Dia adalah Juara Kompetisi Overclock Dunia. Nah, dari pencapaiannya, udah pada tau ya perannya dia di hari peluncuran ASUS ROG GX800?


Ya nge-review dan ngasih demo lah, terus apa sih kata sang juara?
Dikutip dari beberapa media,

"Dengan RAM sebesar ini, pengguna bisa membuka browser hingga ratusan tab tanpa harus takut sistemnya bentrok". Pada sesi demo Alva “Lucky_n00b” Jonathan memperlihatkan jika kemampuan gaming ASUS ROG GX800 masih dapat ditingkatkan secara signifikan dengan meng-overclock prosesor bahkan saat game dijalankan di resolusi 4K/Ultra HD. Alva “Lucky_n00b” Jonathan juga memperlihatkan jika ASUS ROG GX800 saat ini bertengger di posisi pertama pada kompetisi online yang dilakukan HWBOT untuk kategori notebook/laptop. Proses overclocking pada ASUS ROG GX800 pun dapat dilakukan dengan lebih mudah bahkan untuk pemula dengan menggunakan aplikasi bawaan Gaming Center.
BENCHMARK ASUS ROG GX800

Buat yang belum tahu, arti Benchmark adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru. Hadeuh ribet, pokoknya ngetes produk baru lah gitu.

Sebenarnya ada tiga buah mode di ASUS GX800; extreme, optimized dan standard. Secara otomatis ketika mode nya ditingkatkan, dari standard menuju optimized dan ekstrim, kemampuannya akan langsung meningkat. Daripada menunggu lama, mending kita langsung aja ke mode ekstrim. Bener-bener ekstrim apa kagak ni pak.


What the ..., udah lah nyerah, bener-bener ekstrim ini. Fix, gak mau ngetes lagi, udah cukup.

Endingnya nih ya, target market. Dari spek, harga dan beberapa berita di media. Kayaknya ASUS ROG GX800 ditujukan untuk Overclocker, Gamer Profesional dan Youtuber Gaming. Eits, tapi jangan salah arti. Gamer profesional bukan berarti gamer level profesional, tapi orang-orang yang memang berprofesi sebagai gamer. Sebagai tester kah, sebagai youtuber kah, sebagai reviewer kah, macam-macam. Tidak menutup kemungkinan untuk bapak-bapak sekalian yang bekerja di industri kreatif, contohnya untuk editing video dan pembuatan animasi.

Oke teman-teman, bapak-bapak, ibu-ibu semuanya yang ada disini. Itulah dia ripiuw laptop ASUS ROG GX800 dari Mr. Tamvan dan Rajin Menavung. Hope you enjoy it, dan akhirnya memang terbukti, 95 juta rupiah adalah harga yang pantas untuk monster byutipul ini. Spesifikasi dalam bentuk tabel bisa bapak-bapak lihat dibawah, biar lebih terstruktur.

Main Spec.
ROG GX800 (G-SYNC)
CPU
Intel® Core™ i7-7820HK processor overclock up to 4,2GHz
Operating System
Windows 10 Home
Memory
64GB DDR4 up to 2800MHz
Storage
M.2 PCIEX4  NVMe 512G*3 RAID0
Display
18.4” Anti Glare UHD IPS LED backlight (3840X2160) with G-SYNC
Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 1080 SLI 16GB GDDR5 VRAM
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 3.1 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI, 1x Thunderbolt
Camera
Built-in HD camera and array mic
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster. Built-in subwoofer, 4 speakers. ESS Sabre Headphone DAC to enhance audio performance.
Dimension

Battery

MSRP

Warranty
2 years full global warranty

Semoga nanti aku di endorse ASUS (ngimpi). Hello ASUS, aku Kurniadi Ilham (@choukyin), penulis dan fotografer, nominasi street photography award dunia lho, haha. Malah tambah ngawur, padahal gak menang, cuma sampai nominasi.

See ya in the next article. KUDTU...

Sabtu, 12 November 2016

5 Fakta Tentang Kurniadi Ilham (Edisi Fotografi)

Hai, selamat berakhir pekan. Beberapa waktu yang lau aku kepikiran untuk membuat fakta tentang diriku. Well, aku memang tidak begitu dikenal. Tapi tak apa lah ya, khusus untuk pembaca blog ini saja. Aku akan membagi nya menjadi beberapa edisi. Edisi kali ini, aku akan berbagi fakta tentang diriku dari segi fotografi saja.
Lets started!


1. Tidak punya DSLR

Aku sama sekali tidak punya DSLR. Walau pernah menggunakannya, tapi itu bukan punyaku, itu kamera pinjaman. Aku cuma punya 2 Sony DSC-W730 (saat ini keduanya rusak), 1 Fujifilm Finepix S2 Pro (pemberian temanku) dan 1 HP Blackberry Q5 yang kupakai untuk memotret. Jika kalian melihat aku menggunakan tagar #canonindonesia di instagram ku, itu artinya aku menggunakan Canon EOS 550D, Canon EOS 600D, Canon EOS 1100D dan Canon Ixus 80 IS punya temanku. Sedangkan jika aku menggunakan #nikonindonesia, itu artinya aku menggunakan Nikon D3200 & Nikon Coolpix S3400 punya temanku juga.


Bagiku, kamera tak menjadi masalah. Asal tahu teknisnya dan tahu cara pengaplikasiannya. Yang lucunya, beberapa teman yang pertama kali bertemu denganku, tidak percaya bahwa selama tahun 2014-2015 aku memotret dengan Sony DSC W730. Terserah mau percaya atau tidak. Yang jelas foto diatas sudah membuktikannya.

2. Tidak pernah mengangkat telepon saat memotret

Aku adalah orang yang tidak pernah mengangkat telepon, termasuk membalas pesan saat memotret. Jika aku memotret dengan kamera DSLR atau Compact, aku akan meletakkan HP ku di tas, dan aku akan larut dengan kegiatanku, sehingga tidak akan tahu ada telepon masuk atau pesan masuk. Lain halnya jika aku memotret dengan HP, aku akan mengaktifkan Airplane Mode agar tidak ada panggilan masuk. Lagi motret pasti gak enak ada panggilan masuk, bisa ketinggalan momen.

3. Baru belajar fotografi tahun 2013

Aku baru mulai belajar fotografi tahun 2013, jadi masih bau kencur. Tidak tepat jika kalian yang sudah memotret dari lama, minta wejangan padaku, aku cuma anak ingusan. Well, menurutku itu salah juga sih. Karena proses belajar masing-masing individu berbeda. Ada yang cepat, ada juga yang lambat.

4. Mendalami street photography tahun 2014

Aku mulai mendalami street photography tahun 2014. Awalnya aku punya ide membuat pameran foto di ruang umum. Jadi aku menyampaikan ide itu ke temanku, dan dia menyampaikannya di komunitas tempat dia bernaung. Hasilnya, ditolak.
Tapi kemudian, temanku menyarankan ide itu dibawa ke salah satu komunitas Street Photography di Padang. Dan mereka langsung mengiyakan. Kemudian aku berbaur disana dan mengetahui tentang Street Photography. Karena pada dasarnya aku seorang penulis dan suka mencari data. Maka kuputuskan untuk mencari tahu tentang street photography di internet. Aku menemukan Indonesia on the Streets dan APF Magazine di facebook. Dari sana awalnya aku belajar street photography, karena yang diterapkan di Padang masih seputar Human Interest. Kemudian aku berselancar menuju tempat-tempat yang lebih jauh seperti webblog Street Photogrpher luar negeri, Kujaja.com, Fine Art Portugal, dll. Dan aku menemukan bahan yang cukup, sampai akhirnya teman-teman di Padang memintaku mengadakan workshop di pertengahan 2014. Itu cukup aneh bagiku, karena sekali lagi, aku orang baru di dunia fotografi.

5. Malas edit foto

Aku orang paling malas mengedit foto. Tapi, itu bukan berarti aku selalu menampilkan hasil yang fresh dari kamera. Ukurannya pasti besar dan aku pasti akan cepat kehabisan kuota. Awalnya aku menggunakan PhotoScape, kuedit sebisanya, sewajarnya. Lalu salah satu temanku mengajarkanku menggunakan Adobe Photoshop. Kupikir hanya auto contrast, auto color, auto tone. Ternyata tidak, dia mengajarkanku lebih jauh lagi. Nah, pertama curve dulu, terus contrast, terus color, terus gradient, terus reduce noise. Pokoknya lebih panjang lah dari yang kusebutkan tadi. Aku pusing tujuh keliling karena itu. Akhirnya aku menemukan Adobe Photoshop Lightroom, aku melihatnya di blog Eric Kim. Disana ada preset yang bisa kugunakan, favoritku adalah Eric Kim Film Preset Portra V9 dan V8. Cukup satu klik, export, selesai.
Jika menggunakan HP, aku jarang mengeditnya. Kalaupun butuh diedit, aku menggunakan snapseed.

Itulah 5 fakta tentang ku di edisi fotografi. And at the end, keep shooting!

Rabu, 09 November 2016

KIRA Tampilan Baru?

Oke, mungkin beberapa orang bertanya kenapa banyak produk di Kira Shop Padang banyak yang hilang. Ya, aku memang sengaja menghapus barang-barang terdahulu. Alasannya simple, pertama, karena beberapa produk sudah tidak available lagi. Kedua, karena beberapa produk sudah tidak up-to-date. Ketiga, karena banyak sekali produk yang tidak tersusun rapi, sehingga kamu sebagai pelanggan merasa kesulitan saat akan mencari produk.

Aku tetap menggunakan logo yang sama, banner yang sama. Aku cuma memperbarui album foto dan postingan. Album foto sudah dikelompokkan menjadi kelompok-kelompok kecil, jadi lebih mudah untuk menemukan yang diinginkan. Contoh nya "Souvenir Pernikahan Harga Di Bawah 5000 (Ready Stock)". Dan juga dari foto postingan, mungkin kamu bisa bandingkan sebelum dan sesudah.

Sebelum

Sesudah
 
Sekarang kamu gak perlu capek-capek liat deskripsi di bagian bawah, karena info nya udah lengkap di gambar. Yang penasaran, langsung aja cek ke https://www.facebook.com/kirashoppadang/

Update untuk instagram dan twitter menyusul ya.

Sabtu, 05 November 2016

Kenapa Harus ROG?

Akhirnya di endorse ASUS ROG, ah itu bukan postinganku, itu videonya si Chandra. Well, selama tiga tahun terakhir aku memang ditemani netbook kecil bernama ASUS Eee PC. Aku pertama kali ‘kena’ sama ASUS adalah disaat launching ASUS Fonepad, aku ikut challenge ASUS untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar produknya. Dan yaayy, aku berhasil menjawab sebagian besar pertanyaan dan mendapatkan sertifikat dari ASUS. Bangganya setengah mati, dan sertifikat online itu langsung kupajang di laman facebook ku. Eh, tadi kita bahas apa ya?

ASUS Eee PC ini memang lebih mudah untuk dibawa, cukup dengan tas kecil. Bisa muat netbook, kamera dan buku catatan kecil. Tapi keperluanku cukup banyak, bukan cuma menulis. Aku cukup susah ketika proses editing foto dan video, karena ini netbook gak kuat mameeen. Palingan Adobe Photoshop aku pake yang CS4, Adobe Lightroom pake yang CS2, Adobe Illustrator juga CS2. Disaat semua sudah mengutak-atik Adobe CC, aku masih berkutat dengan masa lalu. Belum lagi editing audio dengan Adobe Auditon, untungnya yang ini lumayan tinggi, CS5. Yang paling kurisaukan adalah processing video dengan Adobe Premier dan Adobe After Effect, ah dia (ASUS Eee PC) tak bisa berbuat banyak.  Kucoba dengan software yang lebih ringan seperti Filmora dan Camtasia. Lumayan, bisa digunakan, walau sedikit lamban.

Aku berpikiran seperti ini, setiap ada kelebihan, pasti lah juga ada kekurangan. Kelebihannya adalah netbook ku ini kecil, mudah dibawa kemana-mana, tidak mencolok. Kekurangannya ya hanya bisa dipakai untuk kegiatan normal saja, tidak untuk yang berat-berat seperti editing foto, audio dan video. Perlu laptop bertipe monster untuk melakukan hal-hal berat tersebut.

Setelah itu aku coba search beberapa laptop bertipe monster. Aku harus menemukan kata kunci yang pas, kucoba “laptop game terbaik”. Booom, ada beberapa pilihan, dan kemudian aku menemukan ASUS ROG. Aku masih belum ngeh dengan ASUS ROG, kupikir ROG hanyalah penamaan standar seperti punya ku, Eee PC. Ternyata setelah kutonton beberapa video, kubaca beberapa artikel dan berita, aku sadar ternyata aku salah. Mungkin jika kalian ingin aku membuat Vlog dari tulisan ini, aku akan menamakannya Video Go Blog. Ya, alasan pertama karena berasal dari tulisan blog. Alasan kedua mungkin lebih masuk akal, karena merasa goblog, gak tau apa itu ROG.


ROG atau Republic of Gamers, wow namanya aja udah keren bos, apalagi spek nya. Tapi kok desainnya kayak desain kostum Iron Man ya? Mungkin ini laptopnya Iron man kali ya. Tapi ini laptop perlu banget buat kalian yang emang hobi main game, apalagi game dengan grafis yang kaya. Dan kalau kalian pengen itu game bisa direkam, perlu recording screen juga kan. Nah, buat jalanin itu semua secara bersamaan tentunya gak akan jadi masalah. Laptop ASUS ROG G752 sudah dibekali spesifikasi hardware yang tinggi, mulai kartu grafis atau VGA dari NVidia “Nvidia Geoforce GTX980M” dengan VRAM DDR5 kapasitas 8GB. Jadi wajar-wajar aja gak ada kendala, dan gambar yang dihasilkan terlihat sangat nyata. Gila, monster banget gak tuh.

Mengikuti seri ROG yang lain, G752 juga menggunakan teknologi G-Sync yang dapat menyinkronkan antara kecepatan render GPU dengan layar. Teknologi ini dapat menghilangkan tampilan gambar yang robek atau patah ketika tengah bermain game. Teknologi lain bernama TurboGear yang dimiliki ASUS ROG G752 adalah teknologi yang memungkinkan pengguna dapat melakukan overclock pada kemampuan kerja GPU yang dimiliki, sehingga kemampuan Laptop dalam memainkan grafis yang berat jadi lebih maksimal. Dari sini terlihat bahwa Laptop Gaming ASUS ROG G752 terbaru memang sangat mengandalkan sisi kemampuan video grafik yang dimilikinya.

ASUS ROG G752 ada dua tipe. Beda antara keduanya cuma dari sisi kapasitas penyimpanan memori internal dan grafis. Buat kalian yang udah gak sabar, nih kukasih tau keunggulan lain dari ASUS ROG G752.

ANTI PANAS

Banyak yang tanya, bener gak ini? Masa iya ada laptop yang gak panas. Secara logika, komponen elektronik yang sedang aktif (dalam keadaan hidup) pasti panas. Kulkas aja yang katanya dingin, mesinnya panas juga kok, coba aja pegang bagian belakangnya (sebaiknya jangan). Tapi, ada sistem pendingin yang bikin suhu panas tadi jadi adem, dan prosesnya cepat. Jadi gak perlu nunggu sejam dulu baru dingin. Selama laptopnya nyala, sistem pendinginnya tetap akan nyala.


ASUS ROG G752 menggunakan teknologi Dual Cooper, dua kipas tembaga yang dipasang di GPU dan CPU. Sehingga, suhu akan tetap terjaga meskipun ini laptop udah overclock.  ASUS ROG G752 juga menggunakan tiga pipa pengalir panas dan teknologi 3D Vapor Pipe yang akan langsung menetralisir suhu dengan cairan di ruangan uap.

Laptop ini memang pas banget sama kebutuhanku sebagai audio editor dan fotografer. Karena software yang kubutukan, memang luar biasa berat. Saat ini aku memang lebih banyak menulis di blog, tapi dengan adanya ASUS ROG G752, sudah pasti kamera yang biasa nya kupakai untuk motret, juga kugunakan untuk rekam video. Ada yang tidak bisa dijelaskan lewat tulisan, dan audio visual membuatnya lebih bagus.

VIRTUAL REALITY

Kartu grafis NVIDIA® GeForce® GTX™ 1070 membuat ASUS ROG G752 bisa VR. Btw, buat kalian yang belum tau VR. Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tetapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone. Setidaknya itu menurut Wikipedia Bahasa Indonesia. Bahahaha, paragraf macam apa ini?

KEYBOARD GAMING KHUSUS GAMERS GARIS KERAS

Bagi seorang gamer komputer, pastinya keyboard yang bagus akan sangat penting dan dibutuhkan untuk mendukung performa mereka, sekaligus buat keren-kerenan (jangan dicoba untuk menggoda cewek). Makanya, ASUS ROG G752 juga dibekali keyboard canggih laptop gaming yang punya fitur Anti-Ghosting serta beberapa tombol makro untuk mendukung kenyamanan kamu saat bermain game. Btw, tau Anti-Ghostinggak? Bukan hantu ya. Jadi Ghosting ini sebenarnya problem jika ada lebih dari satu tombol yang ditekan. Nah, Anti-Ghosting akan membantu kamu sebagai user agar perintah bisa tetap jalan. Jadi walaupun ada dua tombol yang tertekan waktu kamu mau shot lawan, maka Anti-Ghosting akan mengantisipasinya. Aku gak ngerti algoritma nya gimana, serahkan saja pada ahlinya. Ada juga tombol perekam atau record yang dapat dengan mudah digunakan untuk merekam semua aksi permainan game dari awal hingga akhir.

FITUR GAMING

ASUS ROG G752 juga memiliki komponen pendukung yang sangat memanjakanmu, kayak prosesor Intel Core i7-6700HQ untuk menjalankan berbagai aplikasi game berat. Intel Core i7-6700HQ bakal memberikan performa yang lebih powerful karena sudah memiliki integrated graphic yang lebih baik, clock speedyang lebih cepat, serta hyper threading. Contohnya kayak GTA V, Call of Duty, Sleeping Dogs (Bayu Skak bilangnya GTA Cino), Crysis 3, dll. Selain itu karena layarnya sudah berteknologi Full HD, maka para gamers pastinya lebih betah saat main. Plus ketika main di suasana gelap atau terang, sama aja tetap kelihatan jelas, kan Full HD. Layarnya juga bebas mau ditekuk kayak gimana, karena display nya udah bagus.

Supaya bisa menghasilkan kecepatan kerja yang tinggi dan akses data yang cepat, ASUS ROG G752 juga punya PCIE4 SSD sebagai media penyimpanan dengan tingkat akses data yang sangat cepat jika dibandingkan dengan tempat penyimpanan data yang masih menggunakan harddisk piringan baja. Gak bakal lemot deh, wuuut wuuuuut.

Buat teman-teman gamers, gak cuma gamers sih, karena ini laptop juga dibutuhkan di dunia Fotografi dan Sinematografi, wajib punya ASUS ROG.

HIGH QUALITY AUDIO

Kualitas suara yang dimiliki ASUS ROG G752 sudah sangat-sangat bagus. Karena mereka punya Sonic Studio. Nah, sebagai seseorang yang juga berkecimpung di dunia Audio (Recording, Mixing, Editing, Mastering), aku tau banget kalau audio sangat mempengaruhi user. Coba aja kamu main PES, tapi ambience nya ilang, cuma suara komentator. Pasti berpengaruh ke permainan, kamu jadi gak fokus lah, gak semangat lah, lupa kerjain tugas lah. Oke yang terakhir tidak termasuk.

Satu lagi, ASUS ROG G752 juga punya Sonic Radar, yang ini tujuannya untuk membantu kamu dalam memainkan game nya, namanya juga radar.

THUNDERBOLT


Aku pertama kali mendengar isilah Thunderbolt dari dosenku di tahun 2010. Karena major ku elektronika, maka aku belajar tentang komputer. Thunderbolt ini adalah nama port untuk keperluan transfer.  Saat itu dosenku menjelaskan bahwa teknologi ini jauh lebih cepat dibandingkan USB 3.0, kebayang gak tuh? Intel Thunderbolt 3 ini bisa transfer 40Gb/detik, bit bukan Byte. 1 Byte = 8 bit, jadi hitung sendiri ya. Agar compatible dengan perangkat yang kita miliki, ada port yang umum dipakai, USB 3.1 Tipe C.

Kalian bisa cek spesifikasi lengkap dari ASUS ROG G752 disini.



Tertarik? Dan untuk penutup. Semoga waktu kalian terbuang berguna. Terima kasih.

Kamis, 03 November 2016

Giveaway 10K Followers Maklum Foto

GIVEAWAY adalah event yang diadakan oleh pihak tertentu (biasanya developer software dll) untuk membagikan lisensi produknya secara gratis dan legal. Ada berbagai alasan sebuah perusahaan atau developer membagikan produk mereka secara gratis dan legal.


Hai, dari beberapa waktu yang lalu aku kepikiran untuk bikin giveaway saat aku melihat followers instagram @maklumfoto sudah mencapai 9K lebih. Aku mau bikin disaat followersnya sudah mencapai 10K, dan ini adalah pengumuman awal sebelum followers nya sampai segitu. Giveaway yang aku mau kasih tidak berbentuk barang, apalagi software, karena aku tidak datang dari silicon valley. Yang ingin kuberi adalah Workshop Street Photography, Pemutaran Film dan juga Diskusi.

Sebelumnya aku juga sudah mencoba merubah sistem workshop biasa menjadi mentoring. Hasilnya cukup bagus, karena bisa mempercepat pemahaman dan skills peserta. Walaupun ada kekurangannya juga, peserta yang terbatas dan dibutuhkan beberapa mentor di sesi ini.

Untuk workshop kali ini, aku juga mau bikin beda. Tujuannya, bukan sekadar pengen beda, tapi lebih kepada impact yang dihasilkan. Sebelumnya aku lebih banyak bahas komposisi foto, karena aku punya materi tentang itu. Bahkan aku juga sudah meluncurkan eBook yang kutulis sendiri. Kali ini aku ingin porsinya lebih diperbanyak untuk meningkatkan soft skills. Karena apa? Masih banyak yang takut untuk memotret di ruang publik, takut karena reaksi orang-orang atau takut karena hal lain, khususnya di Padang.

Pemutaran film, aku punya beberapa koleksi film dan video tentang street photography. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari sana, aku punya satu film dan satu video liputan bagus untuk ditonton. Diskusi akan diadakan setelahnya, bahas film dan juga bahas penerapannya disini.

Awalnya aku berpikiran untuk membuat ini bersama dengan admin-admin MaklumFoto. Tapi, aku merasa ini agak sulit untuk dilaksanakan bersama, karena kami tidak berada di satu daerah, juga karena kesibukan kami yang berbeda-beda. Aku sudah melempar ide ini ke teman-teman admin, dan mereka setuju, jadi aku sudah mendapatkan ijin.

Untuk melaksanakan kegiatan ini, tentu saja aku butuh partner. Karena ini bukan giveaway berbentuk barang, tidak akan kirim-kirim barang ke rumah kamu, makanya butuh partner dan (mungkin) tim. Nantinya, kegiatan ini akan jadi kolaborasi, kemungkinan besar rekanku iJul (@streettog) ikut ambil bagian. Begitu pun SPF Indonesia (@spfest) dan @udaunipajalan, karena aku juga ikut terlibat di dalamnya.

Detailnya seperti apa? Aku belum menyusun semuanya, tapi konsepnya sudah matang. Jadi tugasku berikutnya adalah menjadikannya dalam bentuk tulisan, mengontak beberapa rekan, dan eksekusi. Tentu saja akan ku share jika ada perkembangan, mungkin di kolom komentar, atau bisa juga di akun sosial mediaku. Jika kalian punya saran, ingin membantuku atau bahkan ingin berkolaborasi juga, aku akan menerima dengan senang hati. Pastinya jika kita punya keperluan yang sama. Silahkan komen dibawah, boleh juga kontak ke 08982698071 (WA) atau @choukyin (Instagram, Facebook, Twitter, Line).

Terima kasih sudah menyempatkan untuk membaca. Semoga waktu kalian terbuang berguna, karena terbuang percuma sudah terlalu mainstream.

Selasa, 01 November 2016

KENAPA AKU TAK IKUT MEMILIH (18+)

Manipulasi adalah sebuah proses rekayasa dengan melakukan penambahan, pensembunyian, penghilangan atau pengkaburan terhadap bagian atau keseluruhan sebuah realitas, kenyataan, fakta-fakta ataupun sejarah yang dilakukan berdasarkan sistem perancangan sebuah tata sistem nilai, manipulasi adalah bagian penting dari tindakan penanamkan gagasan, sikap, sistem berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu.

Oke, sebelumnya aku membahas tentang fenomena ‘street settingan’ yang terjadi di dunia fotografi, khususnya Indonesia. Kali ini aku ingin membahas hal lain, yang ingin dikeluarkan dari otakku. Dari judulnya, mungkin kamu akan berasumsi bahwa tulisanku berkaitan dengan politik, pemilihan kepala daerah, dan jabatan. Tapi semua itu salah, karena aku ingin membahas tentang Halal Tourism.

Namaku Kurniadi Ilham, berdomisili di Padang, asli Payakumbuh dan KTP ku Tanah Datar. Yang ingin kujabarkan dibawah ini adalah tentang Halal Tourism (Pariwisata Halal), dimana Sumatera Barat menjadi nominasi di beberapa kategori. Tulisan ini (sekali lagi) kulabeli 18+, bukan karena konten vulgar, tetapi butuh pemikiran yang dewasa dan luas untuk menanggapinya. Aku menulis disini, di blog ini, karena ini adalah rumahku di dunia maya. Aku menyewa rumah dari Google, tepatnya bloggerdotcom, yang menyediakan rumah gratis.

Kenapa aku tak ikut memilih. Memilih apa? Memilih siapa? Jawabannya memilih, atau lebih tepatnya memberikan vote untuk Sumatera Barat di ajang pemilihan Best Halal Tourism di beberapa kategori. Karena ..... Lebih baik aku memulai nya dari awal.

Aku mengetahui Halal Tourism dari dunia maya, awalnya aku tak begitu mengerti Halal Tourism itu apa. Aku mencari tahu dari beberapa situs tentang itu, dan mendapatkan beberapa penjelasan. Kemudian, disalah satu situs, aku menemukan tulisan “Syariah atau Moslem-Friendly?”. Dua hal ini jelas berbeda, walau tak bisa dipisahkan satu sama lain. Pariwisata yang syariah berarti wisata yang menggunakan kaidah-kaidah Islam dalam pelaksanaannya, contohnya Hotel Syariah. Sedangkan Pariwisata yang moslem-friendly adalah wisata yang ramah terhadap umat muslim, contohnya adalah tempat-tempat wisata yang memiliki fasilitas mesjid atau mushalla. Tak lama setelah aku membaca tulisan itu, aku membuka facebook dan menemukan satu postingan tentang polisi pantai di Prancis menghampiri pengunjung yang memakai burkini (pakaian pantai untuk muslimah), kemudian menyuruhnya untuk membuka burkini tersebut, agar sama dengan pengunjung lain yang memakai bikini. Disini aku berkesimpulan bahwa kejadian tersebut tidak ‘moslem-friendly’.

Kembali ke Halal Tourism. Aku mendapatkan pesan dari salah seorang teman, ada sosialisasi Halal Tourism di Hotel Ibis Padang, mengundang blogger, media massa dan content-creator. Kemudian aku mendaftarkan diri, agar bisa mengikuti acara tersebut. Aku masih penasaran dengan Halal Tourism, pastinya disana ada jawaban yang jelas. Ternyata, acara tersebut diundur selama seminggu dan lokasi nya dipindahkan ke Hotel Inna Muara. Aku sudah mendapatkan konfirmasi dari penyelenggara kegiatan. Mereka juga mengirimkan beberapa file ke emailku, isinya adalah susunan acara dan juga nama-nama narasumber yang akan mengisi acara tersebut. Tema kegiatannya adalah “Optimalisasi Peningkatan Wisata Halal Melalui Media Sosial”, diselenggarakan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementrian Pariwisata.


Aku mendapatkan banyak sekali informasi tentang Halal Tourism disana. Mereka pun ikut menghadirkan pelaku-pelaku yang ikut terlibat dalam pemenangan Lombok di World Halal Tourism Award. Halal Tourism sebenarnya bukan Syariah VS Moslem-Friendly, melainkan gabungan keduanya. Syariah, yang sudah tentu moslem-friendly. Pernyataan dari beberapa narasumber mematahkan artikel tentang “Syariah VS Moslem-Friendly”. Di tahun 2016, Sumatera Barat sudah memenangkan Halal Tourism Award tingkat Nasional untuk empat kategori. Dari mulai kategori Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik, Destinasi Wisata Halal Terbaik, Restoran Halal Terbaik, dan Destinasi Kuliner Terbaik, berhasil disambar Sumatera Barat. Tentunya ini sebuah prestasi yang bagus dari Sumatera Barat. Apalagi kuliner, siapa sih yang tidak kenal rendang dan nasi padang?

Masuk ke sesi tanya jawab, beberapa peserta diskusi mulai mengajukan pertanyaan. Dibalik semua prestasi itu, kita tentu tak bisa menutup mata terhadap kelemahan-kelemahan pariwisata di Sumatera Barat. Sampah, toilet, pungli, sampai ke posisi content-creator dalam forum ini. Aku mengharapkan jawaban terbaik. Tak hanya itu, aku juga mengharapkan adanya tanya jawab yang sehat, yang bertujuan mencapai hasil yang bagus. Dan ternyata banyak sekali jawaban dan tanggapan yang hadir, aku mengapresiasinya. Kita harus sama-sama membenahi hal itu, mulai dari diri kita sendiri, saling gotong royong. Untuk sampah, akan disediakan banyak tempat pembuangan sampah. Toilet akan dibangun sesuai dengan standar syariah, begitupun tempat ibadah. Untuk pungutan liar, harusnya tidak ada lagi, oknum-oknum yang bermain curang harus ditindak. Posisi content-creator adalah sebagai perpanjangan tangan Kementrian Pariwisata untuk mensosialisasikan Pariwisata Halal kepada masyarakat, dan mengajak masyarakat untuk vote. Obrolan semakin panjang, sampai akhirnya. Pernyataan defensif pun muncul seperti, “Pariwisata kita tak sepenuhnya dikuasai pemerintah, sulit untuk menjangkau beberapa kawasan”, “Perlihatkan yang bagus-bagus saja, yang jeleknya jangan”, “Kalau kamu cinta Sumatera Barat, ayo vote, bersama kita menangkan Sumatera Barat”.

Apa maksud semua ini? Setelah itu, salah satu pembicara membeberkan bagaimana cara memenangkan Sumatera Barat melalui media sosial. Para content-creator ‘dipaksa’ membuat tulisan bagus dan persuasif. Ia memberikan contoh, Joko Widodo, Presiden RI. Jokowi kuat di sosial media, itu adalah salah satu faktor yang membuatnya menang. Ia juga menjelaskan beberapa cara, yang semuanya hampir sama dengan sistem yang diterapkan Stan Greenberg. Cara itu memang bagus, tapi mempunyai kelemahan. Kelemahannya adalah masyarakat akan kecewa, jika ekspektasi berbanding terbalik dengan realita. Beberapa orang mungkin menerima dengan senang hati karena bantuan dorongan pikiran “Cinta Sumatera Barat = Ayo vote, ayo share, ajak teman-teman”. Maaf, aku tak bisa melakukannya, aku bukanlah orang yang cinta buta dengan Sumatera Barat. Aku mencintai tempat ini, dan aku peduli dengannya.

Setiap content-creator punya alasan yang jelas ketika mengkampanyekan sebuah program. Jika program tersebut bagus, sesuai dengan realita, dan menghasilkan dampak yang besar. Pasti ia akan mati-matian mengajak orang untuk ikut dengannya. Begitu pula sebaliknya. Kamu mungkin pernah melihat beberapa youtuber yang mengajak kita memilih ini atau memilih itu, di masa pemilihan Presiden. Saat ini, beberapa diantara mereka menyesal, bahkan ada yang menghapus videonya. Akhirnya mereka harus membuat video klarifikasi bahwa mereka menyesal mendukung salah satu kandidat, dan menyesal karena sudah mengajak subscriber nya untuk ikut dengan pilihannya. Mungkin kamu (pembaca) masih bingung dengan yang kujelaskan, karena aku masih menyinggung kulit. Tak ada pilihan lain, aku harus menjelaskannya secara jelas. Alam Sumatera Barat memang indah, sumber daya alam kita tiada tandingannya. Tapi kamu pasti bisa melihat jelas, sampah di pantai padang, pungli di pantai padang. Apakah aku harus memperlihatkan yang bagus saja? Kemudian bule-bule Dubai itu datang kesini dan berkata “so beautiful” dan kemudian mereka kecewa dengan keadaan disana. Apa yang terjadi selanjutnya? Kalau aku sih, mending gak balik lagi kesana, kasih tau teman-teman, jangan kesana. Apalagi jika yang datang adalah travel blogger dari luar negeri, bisa kamu bayangkan, apa yang akan dia tulis nanti. Bisakah Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementrian Pariwisata mengatakan kepadanya, “tulis yang bagus-bagus saja ya, yang jelek-jelek jangan”.

Di Bulan Agustus kemarin, aku menjadi mentor seorang mahasiswa dari St. Pauli University bernama Ryuki Fujita. Aku dan temanku Ijul mengajarkannya fotografi, videografi, menulis artikel dan public speaking. Ryuki berbagi cerita denganku tentang pengalamannya ikut di program ‘Lead the tourism’. Sebelum datang ke Sumatera Barat, ia mencari tahu tentang Sumatera Barat dari internet. Kemudian ia mendapatkan beberapa informasi dan memberikan reaksi. Ia menyukai pemandangan di Sumatera Barat, tapi juga takut terhadap gempa dan terorisme. Disaat ia sudah tiba di Sumatera Barat, ia menjelajahi beberapa daerah, dan kemudian ia menyadari ia salah. Pemandangan di Sumatera Barat memang indah, tetapi tidak dengan sampahnya. Disini juga tidak ada teroris, yang ada hanya orang-orang lokal yang ramah. Dan Ryuki sangat suka untuk ngopi di warung kopi kecil, karena bisa ngobrol dengan orang-orang disana. Aku memberitahunya, “Filosofi warung kopi adalah, it’s not about the coffee, it’s about conversation with strangers”. Kemudian ia berkata “Kenapa kamu tidak mengandalkan itu? Keramahan penduduk. Itu akan jauh lebih baik dibandingkan kamu mengutamakan alam yang bagus. Maaf, Pantai Muaro Lasak adalah tempat yang tidak menyenangkan. Aku hanya menemukan ketenangan ketika kamu membawaku ke Pantai Universitas Bung Hatta. Dan aku heran disaat kamu berkata tempat ini bukan destinasi wisata. Karena tempat ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan Muaro Lasak”.


Kembali ke Halal Tourism. Aku tak mau menjadi tim hore-hore saja. Jika aku tak berada di pihak yang memberi suara untuk Sumatera Barat, itu bukan berarti aku tidak peduli dengan tempat ini. Justru orang-orang yang berdiri di tempat yang sama denganku, adalah orang yang sangat peduli akan daerahnya. Jika ingin mendatangkan turis dan traveller, sebaiknya benahi dulu semuanya. Sehingga semua merasa senang, aman dan nyaman. Program-program pemerintah kita bagus-bagus, beberapa diantaranya sangat-sangat kreatif, sayang eksekusinya lemah. Belum saatnya Sumatera Barat mendapatkan Award seperti ini, khususnya untuk World Best Halal Destination. Jika pengunjung datang dan kecewa (bahkan tidak datang sama sekali), siapa yang akan merana? Kita semua. Hotel akan sepi, karena sepi nya wisatawan mancanegara, bukan tidak mungkin wisatawan lokal juga tidak akan berkunjung. Nelayan akan sedih, walau hasil tangkapannya banyak, hotel tak lagi meminta suplai yang banyak. Perusahaan tour & travel akan mengalihkan target market mereka hanya untuk wisatawan lokal. Kuliner terbaik Sumatera Barat, rendang dan nasi padang akan kembali dinikmati oleh masyarakat kita saja. Semuanya terkena dampak, jika Brand sudah jatuh.


Di akhir tulisan ini, aku hanya ingin berkata. Ini lah alasanku, kenapa aku tak ikut memilih Sumatera Barat di World Halal Tourism Award 2016. Aku tak mengajakmu untuk setuju denganku, jika kamu punya pilihan berbeda, tak akan jadi masalah. Kita takkan bermusuhan, perbedaan pendapat itu biasa. Aku suka Mie Sedap, kamu suka Indomie. Vote atau tidak adalah hak prerogatif teman-teman. 
Satu kata pamungkas untuk penutup. CERDASI!

Jumat, 28 Oktober 2016

Etika - Estetika (18+)

Hai, selamat pisang, aduuh pisang ini panas sekali ya.

Sudah lama rasanya aku tidak menulis disini, ya di rumahku ini. Hanya share video dari youtube, itupun bulan lalu. Tapi yang namanya rumah, akan selalu dikangeni. Eh ini btw ngerti gak ya, yang kumaksud rumah itu ya blog ini. Kenapa? Bagiku rumah adalah tempat aku bisa ngapain aja, karena aku yang punya. Bedanya kalau di rumah asli, ada orang tua. Disini ada google yang akan selalu mengawasi anak-anaknya, kalau ada yang memuat konten dewasa, langsung dikasih label dewasa.

Saat ini aku juga menjadi penulis di http://maklumfoto.wordpress.com, tidak mudah menulis disana, karena aku mewakili satu organisasi atau kelompok, bukan diriku sendiri. Jadi aku harus tetap hati-hati dalam merangkai kata, untungnya para pembaca disana sudah spesifik dari segi hobi dan rentang usia. Aku sangat yakin pembaca yang berusia dibawah 18 tahun pasti sangat sedikit.

Kali ini aku mau bahas apa ya? Entahlah, aku bingung dengan apa yang ingin kubahas. Biasanya aku selalu punya topik utama untuk diulas, tapi saat ini seorang beberapa topik berbeda ingin keluar dari otak agar bisa dijadikan tulisan. Ah, sebaiknya kujadikan beberapa tulisan saja, semoga pembaca nya lebih banyak dibandingkan jika kugabung semua tulisan itu.

Judulnya Etika - Estetika. Kenapa pakai tanda "-"? Kenapa bukan "&"? Aku cuma membayangkan dua hal ini seharusnya ada dalam satu jalur, saling melengkapi satu sama lain, layaknya pasangan ideal, Young Lex feat Awkarin, ah .... bukan yang itu. Tidak banyak tulisan dengan istilah-istilah seperti ini dalam blog ku. Aku hanya memperlakukannya sebagai catatan harian biasa, untuk tema yang berat-berat, biasa nya kutulis di MaklumFoto atau StreetPhotoHunters.

Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata ethos yang berarti adat kebiasaan tetapi ada yang memakai istilah lain yaitu moral dari bahasa latin yakni jamak dari kata nos yang berarti adat kebiasaan juga. Akan tetapi pengertian etika dan moral ini memiliki perbedaan satu sama lainnya. Etika bersifat teori sedangkan moral bersifat praktek. Etika mempersoalkan bagaimana semestinya manusia bertindak sedangkan moral mempersoalkan bagaimana semestinya tindakan manusia. Etika hanya mempertimbangkan tentang baik dan buruk suatu hal dan harus berlaku umum. Secara singkat definisi etika dan moral adalah suatu teori mengenai tingkah laku manusia yaitu baik dan buruk yang masih dapat dijangkau oleh akal. Moral adalah suatu ide tentang tingkah laku manusia ( baik dan buruk ) menurut situasi yang tertentu. Jelaslah bahwa fungsi etika itu ialah mencari ukuran tentang penilaian tingkah laku perbuatan manusia ( baik dan buruk ) akan tetapi dalam prakteknya etika banyak sekali mendapatkan kesukaran-kesukaran. Hal ini disebabkan ukuran nilai baik dan buruk tingkah laku manusia itu tidaklah sama ( relatif ) yaitu tidal terlepas dari alam masing-masing. Namun demikian etika selalu mencapai tujuan akhir untuk menemukan ukuran etika yang dapat diterima secara umum atau dapat diterima oleh semua bangsa di dunia ini. Perbuatan tingkah laku manusia itu tidaklah sama dalam arti pengambilan suatu sanksi etika karena tidak semua tingkah laku manusia itu dapat dinilai oleh etika.

Pusing gak tu? Paragraf diatas memang kusalin dari blog lain, karena ilmu ku gak nyampe sana, aku cuma tau etika adalah bagaimana cara bertindak dan memaknai sebuah hal dalam satu kondisi tertentu.

Etika membahas masalah tingkah laku perbuatan manusia (baik dan buruk). Sedangkan estetika membahas tentang indah atau tidaknya sesuatu. Tujuan estetika adalah untuk menemukan ukuran yang berlaku umum tentang apa yang indah dan tidak indah.

Seperti dalam etika dimana kita sangat sukar untuk menemukan ukuran itu bahkan sampai sekarang belum dapat ditemukan ukuran perbuatan baik dan buruk yang dilakukan oleh manusia. Estetika juga menghadapi hal yang sama, sebab sampai sekarang belum dapat ditemukan ukuran yang dapat berlaku umum mengenai ukuran indah itu. Dalam hal ini ternyata banyak sekali teori yang membahas mengenai masalah ukuran indah itu. Zaman dahulu kala, orang berkata bahwa keindahan itu bersifat metafisika ( abstrak ). Sedangkan dalam teori modern, orang menyatakan bahwa keindahan itu adalah kenyataan yang sesungguhnya atau sejenis dengan hakikat yang sebenarnya bersifat tetap.

Dan paragraf diatas pun ikut disponsori oleh blog lain, itu lah gunanya CTRL+C dan CTRL+V. Selain dua istilah diatas, ada satu istilah lagi yang (secara tidak sengaja) kutemukan saat sedang menyaksikan keseruan komentar-komentar yang tersaji di status beberapa orang rekan di buku wajah, namanya aksiologi. Aksiologi membahas tentang hubungan etika dan estetika. Dua Puluh Tiga Oktober Dua Ribu Enam Belas jadi hari yang cukup panjang. Ada dua event besar yang berkaitan dengan Street Photography di hari tersebut. Aku sendiri mempersiapkan diri untuk acara PadEeH yang ke empat di hari itu, btw yang tidak tahu, PadEeH adalah nama event tahunan hunting street photography di Padang yang diprakarsai oleh FNSH (FotograferNet Street Hunting). Ini kali keduanya aku jadi koordinator acara ini, bedanya tahun lalu aku masih berada di bawah bendera Street Photo Hunter. Tahun ini, aku tidak lagi menjadi bagian pemburu tersebut. Tahun ini aku bersama dengan 'anak' ku yang sempat kubesarkan di Street Photo Hunter. Walau sudah gonta ganti nama, tapi tetap saja akar dari Street Photography Festival Indonesia adalah Padang Street Expo.

Harusnya kita kembali ke Etika - Estetika, aku sudah membuang waktu kalian, para pembaca, cukup lama untuk sekadar nostalgia. Di buku wajah, aku menemukan status seorang rekan dengan caption "Ternodanya Street Photography!", tentunya disertai visual yang membuat kita disuruh berpikir, dan juga penasaran. Btw ini sebenarnya rahasia, tapi aku tak tahan ingin membeberkannya, om Chris Tuarissa adalah seseorang dengan rasa penasaran level tinggi. Yap, next lanjut lagi ya, cukup segitu, aku tak akan meneruskan bagian terakhir itu. Status tadi dipost oleh seorang fotografer senior dari Pasuruan, untuk kebaikan kita bersama aku gak akan kasih tau namanya. Yang jelas depannya Yanto, belakangnya Nius, gitu deh kira-kira.

Setelah melihat itu, aku pun melihat rentetan-rentetan status lainnya, yang menurutku masih berhubungan. Bagi street photographer yang aktif di sosial media, nimbrung di status-status ini adalah daya tarik nomor 1, ketimbang youtube fanfest dengan kontroversi kubu positif dan kubu negatifnya. Tapi status yang paling menohok bagiku adalah "street settingan". Semua status dan komentar tadi, intinya membahas street settingan.

Well, street settingan kuartikan sebagai street photography yang (subjeknya) di setting, baik itu pose atau dari segi penyediaan properti. Street photography yang di setting, tak ubahnya sepert perpustakaan yang ribut, atau pertandingan sepakbola tanpa kartu merah. Kau mengerti maksudku? Jika tidak, belajarlah analogi, kalau perlu lengkapi dengan satir dan sarkasme.

Sebelum mendalami street photography, aku belajar landscape photography, nature photography, conceptual photography, still-life photography dan macro photography. Untuk kategori yang dituliskan terakhir, aku gagal melakukannya, karena macro benar-benar membuatku bingung, mungkin bakatku tidak disana. Salut dengan teman-teman yang bisa memotret 'teman-teman kecil' dalam semak belukar. Conceptual photography, aku sangat kuat disana, setidaknya menurut beberapa orang rekan yang memperhatikanku. Conceptual on the street memang dikenal dalam fotografi, tetapi istilah itu adalah bagian dari conceptual photography. Bagiku, street settingan = conceptual on the street. Conceptual on the street = conceptual photography. Street settingan = conceptual photography. Ini pendapatku, yang didasarkan banyak tulisan tentang Conceptual Photography, Ve Danito adalah idolaku untuk genre yang satu ini.

Permasalahan dan perdebatan muncul karena street settingan dimasukkan sebagai street photography. Padahal sudah ada ketentuan dan batasan-batasan untuk masing-masing genre. Bukankah tujuan kategori/ genre adalah untuk mempermudah kita untuk membaginya sesuai dengan visi misi pengelompokan itu?

Ada banyak definisi Street Photography yang kita temukan, baik di internet maupun forum-forum diskusi. Tapi pada dasarnya, tujuan dan visi misinya sama. Kamu bisa cek beberapa definisi street photography di link ini. Penjelasan dari Setia Nugraha adalah yang paling mewakili menurutku. Cermati poin kedua dari penjelasan Setia Nugraha, "Keadaan/kejadian yang tidak dibuat-buat, melainkan spontanitas, tetapi bisa jadi kedaan yang di harapkan, ataupun keadaan/kejadian yang kebetulan (decisive moment)". Di ruang publik, kita pasti bersinggungan dengan subjek manusia, mengambil gambar dengan cara candid dan/atau menggunakan pendekatan komunikasi terlebih dahulu adalah cara untuk mendapatkan  momen yang ingin dipotret. Yang penting tidak mengarahkan gaya atau pose subjek. Itu termasuk ke dalam etika dalam street photography. 

Menghasilkan karya yang berkualitas dan punya estetika, haruslah tetap memperhatikan aspek etika. Foto mu boleh liar, indah, menawan dan menakjubkan, tetapi ada batasan yang harus kau perhatikan. Itulah tantangannya, itu lah yang akan menjadikanmu fotografer yang berkualitas. Berkualitas di semua aspek penciptaan karya, input-proses-output. Kepuasannya pasti beda dengan karya bernama street settingan, jikalau dikategorikan ke dalam street photography, karena kau membohongi salah satu kriteria pembentuk karya Street Photography, dan itu vital bung. Kecuali kau memang menghadirkannya sebagai salah satu karya Conceptual Photography. Konsep yang bagus, akan menghasilkan kepuasan.

Kuniadi Ilham. Payakumbuh. 2015
Foto diatas, bagaimana menurutmu. Ini foto yang kuambil tahun lalu, saat aku dan teman-teman SPF Indonesia melakukan penelitian karakter daerah dengan pendekatan Street Photography. Apakah menurutmu foto ini dikonsep? Beberapa orang yang mengetahui aku adalah fotografer konseptual di masa lalu, mungkin akan berkata, foto ini dikonsep, disetting. Tapi kau boleh bertanya pada teman-temanku yang ada disana, apa yang sebenarnya terjadi. Aku bahkan juga menuliskan bagaimana foto ini bisa tercipta di Street Photography Composition Series: Self-portrait. Ketika aku mendapatkan email dari kujaja.com bahwa aku terpilih menjadi salah satu nominasi WSP Award 2016, aku tentu saja gembira. Karena apa? Karena aku menikmati prosesnya, dan aku benar-benar berada di dalamnya (street photography), sungguh sebuah kepuasan. 


Penghargaan ini, membuatku semakin terpacu untuk lebih giat dan bersemangat. Hal yang sama akan terjadi di dunia street settingan, jika mereka mendapatkan pujian dan penghargaan, mereka akan bersemangat, untuk melanjutkan street settingan.

Etika dan Estetika akan selalu berdampingan, saling melengkapi satu sama lain. Jangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil yang indah, begitu juga sebaliknya, semua sudah ada porsinya. Keduanya membentuk keseimbangan, Yin & Yang. Adapun akibat yang muncul karena fenomena ini adalah karya street photography (tanpa settingan) yang menawan, akan dianggap settingan. Hal ini menimbulkan dampak terhadap fotografer, boleh jadi timbul rasa tidak percaya diri, hilangnya semangat, hingga perselisihan, yang akan berujung permusuhan. Akibat lainnya adalah akan banyak bermunculan pakem-pakem baru yang menentang batasan, sehingga tidak relevan lagi dengan street photography sebagaimana mestinya. Forum kritik akan mengalami pengkerdilan, viral dan hits menjadi acuan. Ini akan jadi pekerjaan rumah bagi kita bersama, khususnya para pelaku yang terlibat langsung di dalamnya.

Aku tidak bertujuan untuk membuat kalian setuju denganku. Melalui tulisan ini aku hanya ingin menyampaikan opini ku, berdasarkan data-data yang kupunya tentang street photography, dan juga sebagai tanggapan atas kejadian yang terjadi di lapangan. Hanya satu kata untuk penutup tulisan ini. CERDASI!